Scroll to Top

Sayuran Hijau Meningkatkan Kekebalan Tubuh dan Menyehatkan Pencernaan

By Ilham Choirul / Published on Sunday, 10 Mar 2013

sayuran

Jangan musuhi sayuran hijau. Sayuran ini sebaiknya Anda konsumsi secara rutin karena manfaat luar biasa bagi kebaikan sistem kekebalan tubuh yang mempengaruhi sehatnya sistem pencernaan. Sebuah studi dari Walters + Eliza Hall Institute of Medical Research di Australia menemukan, konsumsi sayuran hijau membantu mengendalikan atau mencegah kondisi tubuh dari terserangnya kanker usus, alergi makanan, hingga penyakit peradangan (inflamasi).

Menurut peneliti, sayuran hijau memainkan peran penting dalam mengendalikan sel-sel kekebalan untuk mengusahakan sistem pencernaan yang sehat. Dalam studi ini ditemukan, konsumsi sayuran hijau dapat meningkatkan kemampuan sel-sel limfoid, mengusir bakteri merugikan keluar dari tubuh, dan mencegah terjadi beberapa penyakit yang berawal dari buruknya sistem pencernaan. Sel limfoid adalah salah satu jenis sel kekebalan tubuh yang dimiliki manusia.

Protein dalam sayuran hijau mempengaruhi sebuah gen yang disebut T-bet. Gen ini memiliki pengaruh dalam menghasilkan sel-sel limfoid. Aktivitas T-bet diketahui muncul karena adanya sinyal dari makanan yang dikonsumsi, dalam hal ini sayuran hijau.Peningkatan sel-sel limfoid ini, diduga peneliti, selanjutnya memainkan peran dalam menjaga sistem pencernaan agar berfungsi lebih baik dan sehat.

“Kami sangat tertarik untuk melihat bagaimana produk sayuran ini mampu berkolaborasi dengan T-bet untuk membuat (sel limfoid bawaan), yang akan memberi kita wawasan lebih dalam tentang bagaimana makanan yang kita makan mempengaruhi sistem kekebalan tubuh kita dan bakteri usus, ” kata Dr Gabrielle Belz, peneliti yang studinya dimuat jurnal Nature Immunology, seperti dikutip Huffingtont Post.

Sementara itu, melengkapi studi ini, beberapa waktu lalu  juga ditemukan jenis makanan yang mempengaruhi kesehatan usus yaitu makanan dengan lemak jenuh tinggi. Berkebalikan dengan sayura hijau, lemak jenuh mungkin benar-benar memperburuk kesehatan usus jika dikonsumsi dan meningkatkan risiko radang usus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda