Scroll to Top

Arsenal Gagal Selamatkan Martabat Liga Inggris

By Wan Faizal / Published on Thursday, 14 Mar 2013

Bayern 0-2 Arsenal

Menang 0-2 namun gagal melangkah ke babak selanjutnya. Itulah fakta yang harus dihadapi oleh Arsenal kala mereka bertandang ke markas Bayern Muenchen dalam second leg babak 16 besar Liga Champions 2012-2013. Kegagalan The Gunners tersebut juga memastikan tak ada wakil dari Liga Inggris di babak delapan besar atau mengulang kisah buruk 17 tahun silam. Sebelum pertandingan tersebut dimulai, Arsenal memang menjadi satu-satunya wakil tersisa dari Inggris di Liga Champions musim ini setelah tiga kompatriotnya tersingkir lebih awal.

Musim ini, Inggris menyertakan empat wakilnya di turnamen antar klub yang dianggap paling bergengsi di Eropa. Selain Arsenal ada juga Manchester United, Manchester City, dan Chelsea. Namun meski semuanya punya skuad yang mewah, nyatanya tak ada yang mampu menembus babak perempat final.

Seminggu sebelum kegagalan Arsenal hari ini, United sudah disingkirkan Real Madrid di Old Trafford. Hanya bermain imbang 1-1 di Santiago Bernabeu, Wayne Rooney dkk justru kalah 1-2 di kandang sendiri. Chelsea dan City malah lebih parah dimana keduanya sudah tersingkir di fase grup.

Cerita kelam tersebut seperti mengulang kejadian 17 tahun lalu dimana tak ada wakil dari Inggris yang bercokol di perempat final Liga Champions. Pada 1995-1996 silam, Inggris diwakili oleh Blackburn Rovers yang ironisnya jadi juru kunci di Grup B setelah kalah bersaing dari Spartak Moscow, Legia Warsawa, dan Rosenborg.

Selepas musim itu, minimal ada satu wakil dari Inggris yang bisa menembus babak perempat final. Nama-nama seperti United, Liverpool, Arsenal, dan Chelsea begitu digdaya setelahnya, terutama setelah memasuki millenium baru. Leeds United juga pernah menembus perempat final Liga Champions pada musim 2000-2001.

Bahkan pada musim 2008-2009, semua wakil dari Premier League sukses melangkah ke babak delapan besar, yakni Chelsea, Liverpool, Arsenal, dan United.

Well, dengan apa yang terjadi di musim kompetisi kali ini, masih pantaskah Premier League disebut sebagai liga terbaik di Eropa bahkan dunia?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda