Scroll to Top

Timnas Indonesia: Ini Kronologi Pencoretan Pemain ISL

By Agus Prasetyo / Published on Saturday, 16 Mar 2013

Latihan Timnas Indonesia sempat mengalami kekacauan, ketika pelatih Luis Blanco mencoret beberapa nama pemain yang berkompetisi di Indonesian Super League (ISL), Jumat (16/3/13) kemarin.

Ketika dimintai konfirmasinya, Ponaryo Astaman coba menanggapi kabar tersebut. Kapten Sriwijaya FC ini juga meluruskan berita miring yang menyebut dirinya bersama 20 pemain ISL melakukan walk out saat latihan timnas pagi hari kemarin.

Menurut pemaparan Ponaryo, 21 pemain ISL itu sama sekali tidak melakukan walk out ataupun sengaja meninggalkan latihan sebelum sesi yang ditentukan selesai.

Dia menyatakan para pemain itu sebelumnya sudah berkomunikasi dengan asisten pelatih Jorge Di Gregorio soal kondisi mereka yang masih kelelahan, usai membela klub masing-masing dan meminta izin untuk beristirahat.

“Saat itu, pelatih bertanya siapa yang capek dan semuanya angkat tangan. Lalu dia akhirnya memberikan izin kembali ke hotel” ungkap Ponaryo.

“Kami katakan sedikit kelelahan karena waktu bertanding yang mepet dengan latihan di Timnas. Hal itu lumrah dilakukan para pemain ke pelatih-pelatih pada sesi latihan pertama. Jadi tidak benar kalau kami tiba-tiba meninggalkan latihan secara sepihak” tambahnya.

Selanjutnya Ponaryo membenarkan jika akhirnya ada 16 pemain ISL yang dicoret. Menurutnya, pelatih juga telah mengungkap alasan dari pencoretan tersebut.

“Memang ada pencoretan. Pelatih menyatakan bahwa pemain-pemain tersebut dipersilahkan kembali ke klub. Alasannya mereka sudah memantau tim saat ini dan pemain yang dicoret dinilai tak sesuai kriteria untuk masuk line up” jelas Ponaryo.

Ponaryo yang mewakili seluruh pemain, menegaskan komitmen untuk tetap menjunjung persatuan demi kejayaan timnas Indonesia.

“Kami tidak memposisikan diri berbeda, baik dari pemain ISL atau IPL. Situasi bisa bersatu ini sangat menyenangkan para pemain. Siapa pun pemainnya, darimana pun kami berasal, kami datang ke sini untuk seleksi. Tak ada perbedaan satu sama lain” tegas Ponaryo.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda