Scroll to Top

Rahmad Darmawan: Usai KLB PSSI, Timnas Indonesia Harus Satu!

By Aditya / Published on Monday, 18 Mar 2013

Rahmad Darmawan

Pelatih Arema Indonesia, Rahmad Darmawan, berharap, setelah Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI usai digelar, Timnas Indonesia hanya ada satu, tidak lagi ada timnas tandingan seperti yang selama ini terjadi. Mantan pelatih Timnas Indonesia U-23 ini merasa aneh dengan adanya beberapa timnas dengan berbagai versi.

“Saya merasa aneh, melihat timnas ada dua, bahkan tiga, versi Djohar, atau versi La Nyalla. Saya berharap, usai kongres, timnas Indonesia hanya satu saja,” harap pelatih yang kerap disapa coach RD ini.

Ya, selama berlangsungnya kisruh PSSI, Timnas Indonesia pun turut menjadi ricuh. PSSI pimpinan Djohar Arifin Husin membentuk timnas di bawah asuhan pelatih Nil Maizar yang diperkuat oleh para pemain dari Indonesia Premier League (IPL), tim PON dari sejumlah daerah, dan beberapa pemain naturalisasi.

Sementara itu, kubu KPSI di bawah komando La Nyalla Mattalitti juga tak mau kalah. Mereka membentuk timnas yang disebut ”The Real Garuda” di bawah asuhan pelatih Alfred Riedl. Timnas ini dihuni oleh para pemain dari kompetisi Indonesia Super League (ISL).

Bahkan, pada perkembangannya kemudian, Timnas Indonesia terancam akan menjadi tiga dengan rencana KONI untuk membentuk timnas yang akan diterjunkan ke ajang SEA Games 2013. Itulah yang membuat Rahmad Darmawan bingung.

Nah, setelah terjalin rekonsiliasi antara Djohar Arifin Husin dan pihak La Nyalla Mattalitti, Timnas Indonesia disatukan dengan menunjuk pelatih asal Argentina, Luis Manuel Blanco, sebagai pelatih kepala. Timnas ini pun diperkuat oleh para pemain terbaik Indonesia dari semua kompetisi, termasuk sejumlah pemain naturalisasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda