Scroll to Top

Cara Menghentikan Cegukan Pada Bayi

By C Novita / Published on Tuesday, 19 Mar 2013

bayi cegukan

Cegukan tak hanya dapat dialami oleh orang dewasa, namun juga oleh bayi. Jika hanya berlangsung sekali dua kali, mungkin akan terasa lucu. Namun bila cegukan terjadi dalam waktu lama, bayi bisa menjadi lelah dan rewel karenanya.

Cegukan pada dasarnya adalah sebuah istilah yang digunakan untuk mendefinisikan kejang otot. Kejang otot itu terjadi di diagfragma sehingga menghalangi perjalanan udara dari trakea. Jadi, setiap kali Anda bernafas, udara melewati bagian otot diagfragma yang kejang itu, sehingga terjadi cegukan.

Pada orang dewasa, cegukan bisa dihentikan dengan cara menahan nafas sejenak, atau mengagetkannya. Pada bayi, hal tersebut tentu agak sulit dilakukan. Tapi jangan khawatir, sebab ada beberapa cara untuk menghentikan cegukan pada bayi. Simak berikut ini:

  • Beri minum. Untuk bayi, ibu bisa menyusui atau memberi minum bayi yang sedang cegukan. Ubah posisi menyusui jika dalam satu posisi cegukan belum hilang juga.
  • Sendawa. Cegukan bisa hilang juga dengan bersendawa. Caranya, tepuk-tepuk perlahan punggung bayi dengan posisi Anda peluk. Ini akan membuat gas yang ada dalam perutnya keluar, dan menghilangkan cegukan.
  • Pijat punggung. Memijat bayi dengan perlahan, dimaksudkan untuk menenangkannya. Gosok perlahan punggungnya sehingga bayi tak kaget setiap kali ia cegukan.
  • Memberi makan. Menyuapi bayi dengan makanan dapat membantu mengurangi cegukannya. Kadang cegukan terjadi karena masalah lambung. Namun jika telah disuapi selama beberapa menit namun cegukannya belum berhenti juga, maka sebaiknya Anda hentikan menyuapinya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda