Scroll to Top

Timnas Inggris: Steven Gerrard Tak Sudi Tiru Rio Ferdinand

By Wan Faizal / Published on Friday, 22 Mar 2013

Steven Gerrard

Kontroversi mengenai keluarnya Rio Ferdinand dari skuad Timnas Inggris untuk dua laga Kualifikasi Piala Dunia 2014 kontra San Marino dan Montenegro ternyata juga ditanggapi oleh kapten tim, Steven Gerrard. Pemain Liverpool itu berujar bahwa ia tak akan mau meniru ulah Ferdinand yang menolak bermain membela negaranya.

Ferdinand memutuskan keluar dari skuad Roy Hodgson dengan alasan menjalani program penyembuhan cedera punggung yang telah lama disusun tim dokter Manchester United. Namun Ferdinand justru kedapatan terbang ke Qatar untuk menjadi komentator di laga San Marino vs Inggris di stasiun TV Al Jazeera.

Gerrard mengaku tak ingin meniru perilaku rekannya tersebut. Fokusnya saat ini adalah memimpin tim sebaik mungkin agar bisa lolos ke Brazil 2014.

“Saya tidak tahu jika Rio keluar dari tim dan saya tidak tahu apa alasan pastinya. Saya hanya ingin membawa negara saya ke Piala Dunia di Brazil. Di usia saya saat ini, tak ada hal yang lebih baik dibanding tetap bisa bermain,” ucap Gerrard seperti menyindir Ferdinand.

“Bermain untuk negara adalah puncak dari karier seorang pemain. Dan jika saya tidak dimainkan saat lawan San Marino, maka saya akan sangat kecewa. Bermain bagi negara berarti segalanya bagi saya.”

Kapten Liverpool yang telah mengemas 101 caps bagi The Three Lions itu berharap Inggris bisa mengatasi perlawanan San Marino guna secepatnya menduduki posisi teratas di klasemen sementara.

Gerrard-Baines-Cole

Namun Gerrard mengingatkan rekan-rekannya agar tak menganggap remeh San Marino. Faktor bermain di kandang sendiri bisa menjadi kejutan tersendiri bagi Inggris andai mereka menganggap remeh tuan rumah meski ketika bermain di Wembley lalu, Inggris menang telak 5-0.

“Setelah mengalahkan Brazil bulan lalu, kami yakin bisa mengalahkan tim manapun dengan kekuatan terbaik kami.”

“Kami tahu siapa lawan yang akan kami hadapi. Diatas kertas kami memang lebih unggul. Tapi terkadang ketika kamu menghadapi lawan seperti mereka, mereka bisa menghadirkan kesulitan tersnediri.

“Pertandingan nanti akan menjadi permainan menyerang versus bertahan. Mereka akan mencoba memperlambat tempo, melakukan pelanggaran, dan akan melakukan segala cara untuk menghentikan permainan cepat kami.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda