Scroll to Top

Inggris Menang Besar, Roy Hodgson Pusing

By Wan Faizal / Published on Saturday, 23 Mar 2013

Roy.Hodgson

Skor telak 0-8 memang menghiasi hasil pertandingan antara San Marino vs Inggris yang berakhir beberapa jam lalu. Kemenangan telak seperti itu layak membuat awak Inggris berbangga. Namun tidak dengan manajer Roy Hodgson yang mengaku pusing dan dilanda dilema karena para semua pemain yang ia miliki saat ini layak untuk bermain.

Alex Oxlade-Chamberlain, Ashley Young, Frank Lampard, Wayne Rooney, dan Daniel Sturridge masing-masing mencetak satu gol. Jermain Defoe menyumbang dua gol dan satu sisanya merupakan “hadiah” dari pemain San Marino.

Tak hanya mereka yang bermain apik. Pemain lain seperti Tom Cleverley, Kyle Walker, Leighton Baines, dan Chris Smalling bermain apik terlepas dari kualitas lawan yang memang jauh berada di bawah anggota The Three Lions.

“Saya pikir para pemain menunjukkan semangat yang sangat, sangat profesional. Kami memang jauh lebih unggul dari mereka, namun para pemain menunjukkan diri pantas bermain. Sangat bagus ketika kami terus menekan ketika sudah unggul lima gol,” ujar Hodgson.

“Menyenangkan melihat para pemain yang jarang mendapat kesempatan main membuktikan diri bahwa mereka punya keinginan kuat bermain bagi negaranya. Ashley bermain sangat bagus, begitu juga dengan Oxlade-Chamberlain. Kami juga masih punya Danny Welbeck dan James Milner di bangku cadangan. Jadi ada banyak pilihan bagus bagi kami.”

Selain Welbeck dan Milner, Hodgson sejatinya masih punya beberapa pemain bagus lainnya di bangku cadangan. Tengok saja nama Steven Gerrard dan Ashley Cole yang memang sengaja disimpan untuk menghadapi Montenegro hari Selasa depan.

SanMarino 0-8 Inggris

Hodgson juga memuji bagaimana anak asuhnya tetap bermain ngotot di babak kedua meski mereka telah menjaringkan lima gol di 45 menit pertama. Hodgson menilai hal itu bagus bagi tim ke depannya.

“Jika pemain itu tak mencetak gol bunuh diri, saya pikir Wayne yang akan melakukannya. Gol itu merupakan titik balik bagi kami dan saya senang para pemain bisa mencetak gol berurutan.”

“Seringkali ketika Anda memimpin dengan banyak gol di babak pertama, maka di babak kedua Anda seperti mati. Tapi tidak dengan tim ini. Kami terus memainkan sepakbola yang sangat baik dan berhak atas tiga gol di babak kedua.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda