Scroll to Top

Liga Inggris: Musim Pembuktian Bagi Tom Cleverley

By Wan Faizal / Published on Monday, 25 Mar 2013

Tom Cleverley

Musim kompetisi 2012-2013 mungkin tak akan dilupakan oleh Tom Cleverley hingga akhir kariernya nanti. Bagaimana tidak, pada musim tersebut, ia muncul sebagai youngster yang sangat diandalkan di Timnas Inggris dan merupakan musim keduanya mantap mengisi pos di lini tengah klub sekaliber Manchester United. Sebuah hal yang sebelumnya mungkin tak terpikirkan olehnya.

Meski sudah bergabung dengan The Red Devils sejak awal 2009, nama Cleverley masih sering dipinjamkan ke berbagai klub seperti Leicester City, Watford, dan Wigan Athletic. Namun tiga klub itulah yang berjasa mematangkan mental dan memberi pemain berusia 23 tahun itu pengalaman bermain.

Masuk musim 2011-2012, Sir Alex Ferguson mengendus bakat besar Cleverley pantas untuk menggantikan Paul Scholes yang saat itu mengumumkan pensiun dari sepakbola. Jadilah Cleverley masuk tim utama Fergie meski pada musim itu ia total hanya bermain 15 kali bagi United.

Musim ini bisa dibilang adalah musim pembuktian bagi pemain yang mengawali sekolah sepakbola di akademi Bradford City itu. Posisi di tim utama United membuatnya dipanggil Roy Hodgson untuk menjalani debut saat Inggris berduel dengan Italia, Agustus 2012 lalu.

Namun pengalaman terbaiknya musim ini bukanlah itu. Melainkan pada bulan lalu dimana dalam waktu berdekatan ia bermain bagi Inggris dan United untuk menghadapi Brazil, Real Madrid, dan Chelsea. Satu kemenangan diraih Cleverley saat lawan Brazil dimana saat itu ia dimainkan sebagai tiga gelandang bersama Steven Gerrard dan Jack Wilshere.

Cleverley-Ramires

“Itu adalah pekan yang hebat karena saya bermain lawan Brazil, Real Madrid, dan Chelsea. Itu semua adalah pertandingan yang ingin saya mainkan. Sayangnya kami tidak mendapat hasil bagus lawan Madrid dan Chelsea. Tapi itu adalah pengalaman bagus bagi saya,” ujarnya.

“Dulu saat pertama kali saya bermain, saya selalu gugup karena saya ingin tampil mengesankan. Tapi semua sekarang sudah berubah menjadi sesuatu yang saya inginkan.”

“Saya mendapat banyak pengalaman bermain di stadion lawan yang mengerikan, seperti di Galatasaray. Kamu tak bisa mendapat pengalaman dengan atmosfer penonton yang lebih dari itu.”

Sejak debutnya lawan Italia tahun lalu, Cleverley tercatat telah delapan kali bermain dengan kostum kebesaran Inggris. Torehan nomor sembilan jelas ingin ia dapat kala Inggris bertandang ke Podgorica guna menghadapi tuan rumah Montenegro.

Kemenangan akan sangat penting bagi Inggris. Di klasemen sementara, mereka tertinggal dua poin dari Montenegro. Kemenangan jelas akan membawa mereka ke puncak dan bisa bernafas lega untuk sesaat.

“Lawan Montenegro adalah satu pertandingan besar. Lihat saja tabel klasemen, mereka punya 13 poin sedangkan kami 11 poin. Kami sudah mempersiapkan diri untuk itu.”

“Jelas semua pemain ingin bermain di pertandingan sepenting itu. Semua ingin menjadi bagian dari tim di lapangan. Namun jika hanya masuk dari bangku cadangan dan membantu tim untuk menang, itu juga bagus. Kami harus mengakhiri pertandingan dengan kemenangan,” tekadnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda