Scroll to Top

PSSI Bawa Konflik BTN Timnas Indonesia Ke Rapat Exco

By Agus Prasetyo / Published on Thursday, 28 Mar 2013

Luis Manuel Blanco

PSSI sepertinya akan membawa konflik BTN mengenai Timnas Indonesia, ke rapat Exco pada 5 April 2013 mendatang. Hal itu diungkapkan Sekjen PSSI Hadiyandra kepada wartawan di Jakarta, Rabu (27/3/2013).

Seperti yang diketahui akhir-akhir ini, perseteruan di tubuh Badan Tim Nasional (BTN) antara Ketua Isran Noor dan sang wakil Harbiansyah Hanafiah semakin memanas.

Alhasil pun ditanggapi secara tegas oleh PSSI, hingga akhirnya konflik tersebut perlu menjadi salah satu bahasan di rapat Komite Eksekutif (Exco).

“Kami memang berencana akan membahas BTN di rapat Exco. Kemungkinan besar nanti PSSI akan menjembatani pertemuan Pak Isran dengan Harbiansyah jika anggota Exco meminta mereka datang”

“Sejauh ini saya menilai mereka hanya miskomunikasi saja. Ada informasi yang disampaikan tidak secara utuh. Tapi bagaimana pun saya pelaksana teknis, saya harus berkomunikasi dengan BTN” ungkap Hadiyandra.

Konflik di tubuh BTN bermula pada saat Harbiyansyah yang secara mendadak menggeser pelatih Luis Manuel Blanco dengan pelatih Rahmad Darmawan dalam persiapan Timnas Indonesia melawan Arab Saudi.

Tentu keputusan sepihak ini tak bisa diterima oleh Isran, karena Blanco merupakan pelatih yang dipilih berdasarkan kerja sama antara pemerintah Indonesia dengan Argentina.

Bahkan kini secara mengejutkan, Isran juga mengatakan bahwa Harbiansyah dianggap telah menyelewengkan dana untuk Timnas yang telah diberikan sebesar Rp2 miliar.

Menurutnya dana tersebut tidak sampai ke tangan pemain, padahal ia mengucurkan dana itu salah satunya untuk memberi bonus kepada pemain menang atau kalah.

Rapat Exco sendiri akan berlangsung pada 5 April 2013 mendatang. Diharapkan semua konflik yang berkaitan dengan Timnas, bisa diselesaikan pada saat rapat exco nanti.

“Berselisih pendapat di media itu wajar. Tapi saya yakin keduanya akan cepat menyelesaikan masalah ini karena mereka adalah tokoh-tokoh sepakbola”

“Sebenarnya mereka itu sahabat dari muda, satu kampung halaman. Saya yakin ini hanya miskomunikasi saja” pungkas Hadiyandra.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda