Scroll to Top

Dua Pemain Timnas Indonesia U-18 Dilirik DC United

By Agus Prasetyo / Published on Friday, 29 Mar 2013

Dua pemain Timnas Indonesia U-18 memiliki kesempatan untuk trial di salah satu Klub Major League Soccer (MLS), DC United. Hal itu disampaikan salah satu pemilik DC United yang juga pengusaha Tanah Air, Erick Thohir.

“Saya punya rencana memberikan trial pada dua pemain terbaik U-18, yang kemarin juara di Hongkong. CV pemainnya sudah masuk dan kita ikuti perkembangannya” ungkap Erick Thohir.

Tidak hanya itu Erick mengaku juga telah membangun komunikasi dengan federasi-federasi sepakbola di ASEAN, terkait kemungkinan memberikan kesempatan pemain muda di Asia Tenggara melakukan trial di DC United.

“Saya bilang sama ketua federasi sepakbola ASEAN sebagai salah satu pemilik klub, tapi juga mewakili ASEAN. Saya coba tawarkan kepada mereka kalau ada pemain U-18 yg berbakat dan ingin diberi kesempatan melakukan trial di DC United. Dan respons mereka positif” tambah Erick.

Sementara itu ketika disinggung terkait adanya slot untuk pemain muda di klub-klub MLS, Erick menyatakan bahwa tidak semua klub memiliki kebijakan seperti DC United yang memberikan lebih banyak pada pemain-pemain muda.

“Tidak semua klub di MLS memberi kesempatan pada pemain muda, tapi kami DC ingin memberikan tempat untuk pemain muda. Syamsir (Alam) sudah lihat semua pemain muda di DC” jelas Erick.

Seperti yang diketahui bersama, Saymsir Alam adalah salah satu pemain muda Indonesia yang kini telah bergabung dengan DC United.

Sayangnya hingga kini, Syamsir Alam masih kesulitan untuk menembus tim inti DC United. Sebenarnya Alam tidak memiliki masalah dengan adaptasi dan gaya bermain di kompetisi Major League Soccer (MLS).

“Penyesuaian diri saya sejauh ini baik-baik saja, termasuk dengan tim. Justru saya bisa  dengan mudah beradaptasi karena rekan setim selalu membantu untuk meningkatkan kualitas saya” ungkap Syamsir Alam.

Alam mengungkapkan ada beberapa faktor utama yang menyebabkan dirinya belum mendapat kepercayaan pelatih. Di antaranya penempatan posisi sayap kiri yang diproyeksikan pelatih Ben Olsen.

“Sangat sulit bermain di sayap kiri, itu bukan pekerjaan mudah. Biasanya saya bermain di belakang striker, jadi saya harus banyak belajar saat bermain di sayap kiri. Di posisi ini, saya juga dituntut untuk bisa turun membantu pertahanan” pungkas Alam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda