Scroll to Top

KLB PSSI Dinilai Merugikan IPL

By Aditya / Published on Saturday, 30 Mar 2013

Sejumlah tim yang berlaga di kompetisi Indonesia Premier League (IPL) merasa dirugikan dengan hasil Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI yang telah digelar pada tanggal 17 Maret silam. Poin hasil KLB PSSI yang paling disorot adalah mengenai penyatuan liga yang mengembalikan status Indonesia Super League (ISL) sebagai kompetisi tertinggi di Indonesia.

Salah satu tim IPL yang melayangkan protes terhadap keputusan KLB PSSI adalah Persiraja Banda Aceh. Pelatih tim asal Serambi Mekah itu, Maman Suryaman, menyesalkan keputusan KLB PSSI yang hanya menempatkan sedikit tim dari IPL untuk berlaga di kompetisi tahun 2014 mendatang.

Menurut Maman Suryaman, hasil KLB PSSI tersebut jelas merugikan IPL. PSSI di bawah kepemimpinan Djohar Arifin Husin awalnya menempatkan IPL sebagai liga resmi yang menduduki sebagai kompetisi tertinggi di Indonesia. Namun, kini kondisi telah berubah dan sebagian besar tim IPL terancam akan turun kasta di tahun 2014 nanti.

“Sekarang kan tidak jelas. Kondisi sepak bola saat ini ibaratnya anak kandung jadi anak tiri, anak tiri jadi anak kandung. Hasil KLB itu sangat tidak baik bagi perkembangan IPL. Sedangkan atmosfer liga super tetap bagus karena 18 tim pesertanya digaransi tetap ada,” tukas Maman Suryaman belum lama ini.

Seharusnya, lanjut Maman Suryaman, penyatuan liga di tahun 2014 mendatang dapat mengakomodasi kepentingan dua kompetisi secara adil, sehingga tidak ada yang merasa dirugikan dan berimbas baik bagi semua pihak.

“Kalau mau adil, formasinya bisa 60:40. Sementara yang kita lihat tidak begitu,” keluh Maman Suryaman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda