Scroll to Top

PSSI, IPL, & Kucuran Dana News Corp, Apa Kabar?

By Aditya / Published on Monday, 01 Apr 2013

News Corp

Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI memang berdampak cukup frontal bagi kelanjutan nasib federasi sepakbola Indonesia itu. Sejumlah pihak pun menjadi “tumbal”, termasuk kompetisi Indonesia Premier League (IPL). Angan-angan IPL untuk benar-benar menjadi liga profesional terancam musnah, termasuk kerjasama dengan perusahaan media asal Amerika Serikat, News Corp.

Padahal, sebelumnya PSSI dan PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) selaku operator IPL merasa yakin dengan mengumumkan kepada publik bahwa News Corp akan bersedia bekerjasama untuk mendanai dan menyiarkan IPL hingga ke luar negeri. Konon, News Corp akan mengguyur PSSI dengan uang sebesar 25-30 juta dolar Amerika Serikat (hampir mencapai 600 miliar rupiah) untuk tiap musimnya.

Namun, impian itu belum bergerak ke arah kenyataan, bahkan justru semakin buram dan tidak jelas kepastiannya. Apalagi setelah KLB PSSI memutuskan bahwa penyatuan liga yang akan mulai berlaku pada tahun 2014 mendatang, kompetisi ”pesaing” IPL, yakni Indonesia Super League (ISL) mendapat angin untuk menjadi kompetisi nomor satu lagi di Indonesia.

Klub-klub peserta IPL pun gundah, beberapa dari mereka menyatakan enggan meneruskan kompetisi yang tidak jelas masa depannya. Persema Malang adalah salah satu peserta IPL yang akhirnya nekat tidak melakukan kewajibannya untuk bertanding dan kemudian dinyatakan kalah WO dari PSM Makassar.

Begitu pula dengan Persija IPL. Tim ibukota yang kerap dituding sebagai klub “kloningan” ini bahkan sudah nyaris bubar dan memulangkan para pemain serta jajaran pelatih karena tidak ingin terus merugi jika tetap berkiprah di IPL yang terancam gulung tikar.

CEO Persija IPL, Bambang Sutjipto,  mempertanyakan tanggung jawab LPIS serta iming-iming gelontoran dana dari News Corp yang sempat digembor-gemborkan. Menurutnya, LPIS selalu saja meniupkan janji-janji surga yang hampir semuanya tidak pernah ditepati.

“LPIS pun seharusnya bertanggungjawab. Mereka itu selalu menjanjikan hal-hal yang luar biasa kepada kami, tapi apa yang mereka janjikan tidak satupun yang terlaksana. Contoh, katanya akan ada kucuran dana 30 ribu USD dari kerjasama dengan News Corp. Tapi apa kenyataannya?!” keluh Bambang Sutjipto.

Besar kemungkinan, kerjasama PSSI dan News Corp untuk pengelolaan IPL urung terlaksana kendati sebelumnya sempat disebutkan bahwa perusahaan media tersebut bersedia membeli hak siar dan pengelolaan IPL hingga 30 tahun ke depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda