Scroll to Top

Habil Marati Rendahkan Timnas Indonesia!

By Aditya / Published on Monday, 01 Apr 2013

Timnas Indonesia Bambang Pamungkas ISL

Habil Marati yang kini menjabat sebagai manajer Timnas Indonesia melontarkan pernyataan yang merendahkan kiprah tim Garuda di masa terdahulu, tepatnya di era angkatan Bambang Pamungkas. Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu bahkan secara khusus memberikan penilaian kepada Bepe yang disebutnya bukan pemain yang istimewa dan tidak memberikan prestasi apapun kepada timnas.

“Bepe itu biasa-biasa saja tidak ada istimewanya. Selama dia bermain di timnas tidak ada prestasi juga,” tukas Habil Marati di Jakarta, Senin (1/4/2013).

Pernyataan yang merendahkan seperti itu jelas tidak pantas diucapkan oleh orang yang mengaku berkomitmen untuk memajukan sepakbola nasional, apalagi mendapat kepercayaan untuk menjabat sebagai manajer Timnas Indonesia.

Bagaimanapun juga, jasa Bambang Pamungkas dan para pemain timnas di setiap era tidak bisa disepelekan begitu saja. Dedikasi yang telah diberikan oleh para punggawa Timnas Indonesia justru melebihi apa yang sudah diperbuat oleh seorang Habil Marati bagi persepakbolaan nasional.

Mengenai kurangnya prestasi Timnas Indonesia saat diperkuat Bambang Pamungkas dan kawan-kawan seangkatannya tentunya bukan kesalahan para pemain, melainkan tanggung jawab PSSI sebagai federasi resmi yang semestinya juga harus berbuat semaksimal mungkin demi majunya sepakbola nasional, termasuk Timnas Indonesia.

Bepe memang “hanya” mampu mengantarkan Timnas Indonesia meraih posisi runner-up sebanyak 4 kali di ajang AFF Cup. Namun, pemain yang baru saja menyatakan pensiun dari Timnas Indonesia ini tetap saja menjadi legenda hidup bagi sepakbola nasional. Sebagai catatan, hingga saat ini Bepe masih menjadi pencetak gol terbanyak bagi timnas sepanjang masa.

Selain itu, Bambang Pamungkas sudah lekat sebagai pemimpin tim Merah-Putih saat belaga di lapangan dan menjadi sosok teladan yang patut menjadi panutan bagi siapa pun pemain yang mengenakan jersey Garuda di dadanya. Seharusnya, tokoh seperti Habil Marati memberi semangat dan apresiasi positif terhadap Timnas Indonesia, bukan malah merendahkannya di depan masyarakat Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda