Scroll to Top

Sponsored Video: Perjuangan Gondappa, Pria India Membahagiakan Sang Anak

By Fitra Firdaus / Published on Wednesday, 03 Apr 2013

Gondappa

Jika ada yang meragukan cinta seorang ayah kepada anaknya, jika ada orang yang mengira kasih sayang sudah tak ada lagi di dunia yang digerus zaman, tengoklah apa yang dilakukan Gondappa, seorang pria dari Thesgora, India.

Muthu, bocah kecil berusia lima tahun itu tertegun. Betapa tidak? Ditemuinya jejak tak biasa di kampungnya yang sempit dan kumuh di India. Bukan, bukan jejak kaki. Melainkan jejak tangan! Ya, sang ayah Gondappa memutuskan untuk berjalan di atas tangan! Dengan ceria, Muthu mengikuti sang ayah. Setahap demi setahap. Orang-orang di desanya, pria dan wanita, terkesima. Apa yang sedang dilakukan Gondappa? Semua bersorak, semua berbahagia; mengikuti pancaran wajah Gondappa.

Pria itu terus berjalan dengan tangan, setapak demi setapak. Semakin banyak orang yang menonton dan mengikutinya. Bahkan, mereka yang tak mengenal Gondappa pun bagai tersedot oleh magnet aura yang dipancarkannya. Hingga, tibalah di kuil tempat lelaki itu menghentikan ritualnya.

gondappa0

Senyumnya terus mengembang. Diajaknya Muthu untuk berdiri di depan sang ayah dengan penuh kebanggaan. Kata-kata pertama yang keluar dari Gondappa, sangat sederhana tapi melebihi segalanya. Muthu sang anak baru saja berulang tahun kelima. Anak pertamanya yang berhasil lolos dari maut di usia demikian.

Ya, kita yang tinggal di tempat yang lebih baik, mungkin tak mengetahui hal ini. Atau mungkin, tak sempat mencari tahu. Thesgora, tempat kediaman Gondappa dan Muthu, adalah salah satu desa kumuh di India dengan penyakit diare terbesar di dunia. Dan setiap tahunnya, lebih dari 2 juta anak berusia di bawah lima tahun, meninggal oleh penyakit seperti diare dan pneumonia.

Cinta Gondappa yang demikian besar, tertumpah kepada sang anak. Ia rela melakukan apa pun, demi menyambut kebahagiaan Muthu kala bocah kecil itu belum memahami hal apa pun selain kebahagiaan dan keceriaan.



Jika Gondappa berjalan di atas tangan untukmerayakan ulang tahun anaknya, dunia hanya perlu melakukan satu langkah sederhana: mencuci tangan dengan sabun. Ya, tindakan ini dapat mengurangi risiko terkena diare hingga 42-47%. Dan di kawasan tempat tinggal Gondappa, hanya 2% ibu yang menyadari pentingnya mencuci tangan.
Buka mata, buka hati. Masih banyak anak-anak di dunia yang membutuhkan cinta kita …

Artikel ini disponsori oleh Lifebuoy

Tagged as:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda