Scroll to Top

Persib: Van Dijk Dimatikan, Abanda Herman Jadi Kunci Kemenangan

By Agus Prasetyo / Published on Thursday, 04 Apr 2013

Meski pergerakan Sergio Van Dijk dimatikan pemain belakang Barito Putra, namun para pemain Persib memiliki cara lain untuk memenangkan pertandingan. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan servis bola mati.

Saling mengejar skor di babak pertama dan kedua, Persib akhirnya menuntaskan kemenangan melalui sundulan pemain bertahan Abanda Herman.

Mantan pemain Persija itupun terpilih sebagai pemain terbaik pilihan penyelenggaran pertandingan Persib vs Barito Putra di Stadion Siliwangi (Rabu, 3/4/13).

“Selalu aku senang dan bangga bisa cetak gol. Terima kasih untuk Bobotoh yang memberikan saya keyakinan atas dukungan pada Persib dari menit awal sampai akhir pertandingan” ungkap Abanda Herman.

Pemain bernomor punggung 6 berhasil menyambar bola tendangan bebas Firman Utina di menit 66.

Gol tersebut menjadi sumbangan yang ketiga bagi pemain asal Kamerun tersebut di musim ini.

Abanda berharap untuk laga selanjutnya Persib dapat mempertahankan tren kemenangan, terutama agar naik ke papan atas klasemen.

“Saya berharap ke depan kita menang untuk perbaiki posisi kita” pungkas Abanda Herman.

Sementara itu Djadjang Nurdjaman mengaku jika strateginya memainkan bola-bola pendek yang mengandalkan kecepatan pemain, kurang membuahkan hasil.

Hal ini dikarenakan dua faktor, pertama adalah kondisi lapangan yang kurang baik dan kedua karena disiplinnya barisan belakang Barito.

Terbukti pergerakan Van Dijk di lini depan menjadi kurang masksimal karena selalu dikawal 2 hingga 3 pemain Barito.

Namun Djajang bersyukur jika pemainnya bisa memaksimalkan servis-servis bola mati.

“Saya merasa dalam pertandingan ini berat, meski kita bisa memetik kemenangan. Di babak pertama pemain kita kelihatan kurang bugar, sehingga di babak pertama pertandingan dikatakan berimbang” ungkap Djadjang Nurdjaman.

Selain itu Djajang percaya strateginya melakukan pergantian pemain, juga menjadi kunci kebangkitan Persib.

Salah satunya ketika Herman Dzumafo masuk menggantikan Supardi di menit ke-52, membuat daya dobrak Persib semakin lebih baik dilini depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda