Scroll to Top

Pensiun dari Timnas Indonesia, Bepe: Ini Kemenangan Besar!

By Aditya / Published on Friday, 05 Apr 2013

Bambang Pamungkas

Sejak 1 April 2013 yang lalu, Bambang Pamungkas telah menyatakan gantung sepatu dari Timnas Indonesia yang diungkapkan melalui artikel di web pribadinya. Dalam pernyataan mundurnya itu, Bepe merasa bahwa keputusan untuk pensiun dari Timnas Indonesia justru menjadi kemenangan besar baginya.

”Saya mengawali tiga belas tahun karier saya bersama tim nasional dengan sebuah harapan besar, dan mengakhirinya dengan sebuah kemenangan besar. Sebuah kemenangan dari segala bentuk pemaksaan kehendak terhadap diri saya. Kemenangan diri saya atas nama sebuah kebebasan untuk mengungkapkan pendapat, menentukan sikap, serta bertindak atas nama sebuah hal yang saya yakini akan kebenarannya,” ungkap Bambang Pamungkas.

Ya, Bepe melakoni laga terakhir bersama tim Garuda saat perhelatan AFF Cup 2012 silam. Bergabungnya Bambang Pamungkas dengan Timnas Indonesia saat itu sempat menimbulkan polemik. Pasalnya, ketika semua tim dari Indonesia Super League (ISL) yang bernaung di bawah KPSI sepakat melarang pemainnya ke timnas, Bepe merapat ke skuat asuhan Nil Maizar. Padahal, saat itu ia tercatat pemain Persija Jakarta, salah satu klub ISL.

”Bergabungnya saya ke tim nasional Indonesia ketika itu, bukanlah menjadi sebuah pilihan yang mudah. Pilihan yang saya ambil tersebut bertentangan dengan kebijakan klub yang saya bela, Persija Jakarta. Dan juga institusi di mana klub saya berafiliasi, dalam hal ini Liga Super Indonesia dan KPSI,” beber Bepe.

Kini, setelah memutuskan berhenti dari Timnas Indonesia, Bambang Pamungkas justru merasa sangat lega. Bepe tak menyesal mundur dari timnas, karena ia sekarang telah menjadi orang yang merdeka, terbebas dari intervensi dan kepentingan dari pihak manapun.

”Mereka berpikir saya telah merusak kredibilitas dan reputasi dengan menumpahkan tinta hitam di atasnya. Tetapi, tidak demikian bagi saya pribadi. Saya merasa telah mengakhiri perjalanan panjang bersama tim nasional, dengan sebuah kebanggaan dan kehormatan, setidaknya sebagai sebuah pribadi yang merdeka,” tulis pemilik caps terbanyak dan top skor sepanjang masa Timnas Indonesia ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda