Scroll to Top

Berbagai Jenis Lemak yang Harus Dipahami

By Ilham Choirul / Published on Sunday, 04 Sep 2011

Lemak sering diidentikkan dengan zat yang berbahaya bagi tubuh. Kalau dicermati berdasarkan jenisnya, ternyata lemak ada juga yang bermanfaat bagi kesehatan. Lemak ada yang bersifat jahat dan baik. Lemak jahat inilah yang wajib dihindari. Sedangkan, mengonsumsi lemak baik, bisa bermanfaat untuk mengurangi timbunan lemak jahat.

Jangan sampai salah mengonsumsi makanan yang justru mengandung lemak jahat pencetus berbagai bentuk penyakit. Lemak jahat bisa memicu jantung koroner, diabetes, hipertensi, dan sebagainya. Sebagai informasi, inilah macam lemak yang ada di sekitar kita:

  • Saturated Fat (Lemak Jenuh)

Lemak jenuh berpotensi meningkatkan kadar kolesterol darah, terutama LDL. Tidak disarankan mengonsumsi lemak jahat ini berlebihan. Lemak jenuh ditemukan pada daging merah, keju, mentega, minyak kelapa dan minyak kelapa sawit. Sebagian besar lemak jenuh cenderung memadat jika diletakkan pada suhu kamar, kecuali beberapa jenis minyak tropis.

  • Kolesterol 

Kolesterol merupakan lemak jahat bila terlalu banyak di tubuh. Kolesterol dapat mengerak di pembuluh darah yang dapat meningkatkan risiko jantung koroner. Makanan dari sumber hewani banyak mengandung lemak ini. Seperti lobster, udang, hati, telur, daging, dan produk susu.

  • Trans Fatty Acids (Asam Lemak Trans)

Asam lemak trans adalah lemak tak sehat yang merupakan lemak sintesis dari pengolahan makanan untuk meningkatkan keawetan. Lemak ini dapat meningkatkan kolesterol dalam darah. Sebaiknya hindari makanan seperti snack, gorengan, margarine, dan minyak-minyak sayur tertentu untuk menghindari lemak trans.

  • Polyunsaturated Fat (Lemak Tak Jenuh Ganda)

Lemak ini membantu menurunkan total kolesterol dalam darah, terutama LDL. Jika ingin mengonsumsi lemak ini, bisa ditemukan pada ikan,  seafood, minyak safflower (carthamus tinctorius),  dan minyak sun flower.

  • Monounsaturated Fat (Lemak Tak Jenuh Tunggal)

Lemak ini membantu mengurangi keberadaan lemak jahat dalam darah, seperti kolesterol. Dengan mengonsumsi lemak ini, kadar HDL akan naik dan LDL turun. Sehingga, baik untuk dikonsumsi demi kesehatan. Jenis makanan yang mengandung lemak ini adalah minyak zaitun, minyak canola peanut oil, daging, ikan, unggas, dan alpukat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda