Scroll to Top

Lionel Messi, Kariermu Bisa Tamat!

By Fitra Firdaus / Published on Saturday, 06 Apr 2013

Lionel Messi, Kariermu Bisa Tamat

Lionel Messi baru saja mengalami cedera pada pertandingan PSG vs Barcelona pertengahan pekan lalu. Cedera yang membuatnya absen melawan Real Mallorca pada Minggu (7/4). Jauh-jauh hari, tim dokter Barcelona pernah memperingatkan Si Nomor 10 Barca untuk merawat diri lebih baik, atau ia akan cacat dan karier sepakbolanya tamat.

Cedera pada bisep femoral yang dialami Lionel Messi pertengahan pekan ini, bukan cedera baru baginya. Otot bisep femoral merupakan titik lemah King Leo. Semisal, cedera identik (kala itu terjadi di kaki kiri) yang menimpanya dua kali pada musim 2007/2008, ketika Barca masih ditangani oleh Frank Rijkaard.

Ketika itu, menjelang Natal 2007, Messi mesti absen selama sebulan setelah titik lemahnya itu bermasalah ketika Barcelona melawat ke Mestalla, kandang Valencia (menang 3-0). Selang tiga bulan, tepatnya pada 4 Maret 2008, pria Argentina tertimpa masalah serupa ketika Barca menenggelamkan Glasgow Celtic dengan skor tipis 1-0.

Begitu Leo Messi menghadapi masalah serupa dalam waktu berdekatan, tim dokter Barcelona bereaksi cepat. Sebuah kalimat, seperti disebutkan oleh Marca, disampaikan kepada Lionel Messi.

“Leo, jaga dirimu lebih baik lagi atau kariermu berakhir dan kau cacat.”

Ultimatum dokter Barcelona ini, sangat keras. Lionel Messi tidak hanya mesti gantung sepatu terlalu dini. Mobilitasnya setiap hari juga akan sangat terganggu.

Mendengar hal ini, segalanya berubah. Messi menjalani rutinitas baru bersama Pep Guardiola. Mulai dari diet terkontrol, istirahat cukup, dan melakukan latihan khusus untuk menutupi kelemahan fisiknya.

Hasilnya, kita melihat sosok Lionel Messi yang nyaris tak pernah absen dalam sekian rentetan pertandingan. Jika pun harus beristirahat, Messi tak akan membutuhkan waktu lama untuk kembali. Ya, Barcelona memang mesti menjaga baik-baik aset yang menjamin deretan gelar bagi mereka. Dan siapa yang tidak akan kecewa menyaksikan seorang penyihir terbaik di dunia sepakbola harus mengakhiri karier dengan cedera?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda