Scroll to Top

Man City Tak Bisa Kalahkan MU Hanya Dengan Kekuatan Uang

By Wan Faizal / Published on Sunday, 07 Apr 2013

Soton vs City

Satu hari menjelang pertandingan Derby Manchester antara Manchester United vs Manchester City di Stadion Old Trafford, sebuah pendapat menarik meluncur dari mulut Gary Neville yang merupakan eks pemain MU dan kini menjadi asisten Roy Hodgson di Timnas Inggris. Neville berkata kegagalan City menyaingi United dalam perebutan gelar musim ini adalah karena City berpikir kekuatan uang mereka akan bisa menghabisi The Red Devils lagi.

Kedua tim memang menduduki posisi dua teratas di klasemen sementara. Namun selisih 15 poin yang ada adalah gambaran nyata bagaimana sepak terjang keduanya musim ini. City benar-benar kelimpungan mengejar tetangganya itu sehingga berimbas buruk pada performa mereka sendiri, tak seperti musim lalu dimana mereka bisa mengalahkan United dalam perebutan titel juara pada detik terakhir kompetisi.

“Kesuksesan yang diraih City sudah terjadi 10 bulan lalu. Sedangkan pertandingan esok tidak hanya sekedar derby, tapi juga penentuan gelar. Setelah takluk pada Mei tahun lalu, Sir Alex Ferguson berkata bahwa para pemain mudanya akan belajar banyak dari ini dan akan meraih gelar di musim berikutnya,” ungkap Neville.

Menurut Neville, tidak ada salahnya Fergie bersikap pede seperti itu jika ia punya deretan pemain lengkap seperti sekarang. Ia punya pemain berpengalaman macam Rio Ferdinand, Nemanja Vidic, Michael Carrick, Patrice Evra, Ryan Giggs, Wayne Rooney, dan Robin van Persie. Mereka semua didukung oleh punggawa muda yang telah berkembang pesat seperti Shinji Kagawa, Rafael, Phil Jones, Javier Hernandez, Danny Welbeck, Chris Smalling, Jonny Evans, David De Gea, dan Tom Cleverley.

Dasar yang diletakkan Fergie cukup jelas. Ia ingin menggabungkan para pemain berpengalaman dengan pemain muda yang punya hasrat tinggi untuk juara. Namun pembelian pemain hanya didasarkan pada kebutuhan yang benar-benar penting saja. Seperti awal musim ini dimana hanya ada Van Persie, Kagawa, Alex Buttner, dan Nick Powell yang melengkapi skuad yang telah ada.

MC 2-3 MU

Berbeda dengan City. Mereka masih saja berpikir bahwa uang adalah segalanya. Musim ini mereka mendatangkan Scott Sinclair, Maicon, Javi Garcia, dan Jack Rodwell yang harga totalnya adalah 54 juta pounds. Namun kontribusi yang dihasilkan para pemain baru kedua tim sangat jauh berbeda.

Van Persie bisa menjadi tukang gedor baru di lini depan. Kagawa memberikan gaya main lain saat merancang serangan. Buttner menjadi pelapis yang sempurna bagi Evra. Powell? Meski jarang bermain, namun ia tetap memukau ketika diberi kesempatan dan itu bisa dimaklumi mengingat ia masih sangat muda. Sedangkan para pemain baru City tercatat hanya Javi Garcia yang punya kontribusi lumayan.

“Memang benar bahwa Van Persie tetap bisa memberikan efek yang besar di musim pertamanya ini meski performa tim tidak bagus. Perbedaan penerapan pondasi dari kedua tim bisa kita lihat dari selisih poin yang ada sekarang,” lanjut saudara dari Phil Neville itu.

“Saya melihat kegagalan utama City adalah mereka tak bisa mendaratkan Van Persie. Selain itu, para rekrutan baru mereka tak memberi kontribusi nyata. City menghabiskan 54 juta pounds sementara United 48 juta pounds. Jadi seharusnya City tak tertinggal jauh seperti sekarang ini.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda