Scroll to Top

AFC Cup: Persibo Dituduh Menerima Suap & Pengaturan Skor

By Agus Prasetyo / Published on Sunday, 07 Apr 2013

Keikutsertaan Persibo Bojonegoro diajang AFC Cup 2013, menyisakan cerita tak sedap. Pasalnya tim berjuluk Laskar Angling Dharma ini, diisukan menerima suap dan pengaturan skor pertandingan.

Sekedar diketahui bahwa AFC, Interpol dan Sportdata dikabarkan mencurigai laga Persibo Vs Sunray Cave JC Sun Hei di Manahan Solo yang berakhir 3-3.

Dalam laga itu, ada indikasi telah terjadi pengaturan skor atau match fixing dan suap yang dimotori oleh bandar judi.

Sebab sebelumnya kepolisian Singapura telah menangkap wasit asal Lebanon Ali Sabbagh bersama dua rekannya Ali Eid dan Abdallah Taleb, yang diduga menerima suap untuk melakukan pengaturan skor pada laga AFC Cup di Singapura antara Tampines Rovers vs East Bengal.

Sedangkan pada laga Persibo melawan Sunray Cave JC Sun Hei, tersiar kabar bahwa beberapa pemain dan staf Persibo telah menerima suap di saat kondisi tim sedang mengalami krisis finansial.

Sebab setelah unggul 2-0 di babak pertama, Persibo hanya mampu bermain imbang 3-3. Belum lagi salah seorang pemainnya, Tamsil juga dihadiahi kartu merah pada laga itu.

Namun kabar dugaan adanya keterlibatan beberapa pemain dan staf pelatih Persibo Bojonegoro dalam pengaturan skor dan suap itu, dibantah dengan tegas oleh manajer Nur Yahya.

Dikatakan Nur Yahya, pihaknya memang sempat mendengar kabar tersebut melalui sosial media. Namun dirinya tidak terlalu menanggapi karena tuduhan itu tidaklah benar.

“Saya memang sudah mendengar kabar itu melalui sosial media. Tapi untuk apa ditanggapi, toh saya yakin kita (Persibo) tidak terlibat. Jadi cuek aja” ungkap Nur Yahya seperti yang dilansir Beritajatim, Minggu (7/4/13).

Selain itu Nur Yahya juga menegaskan meskipun ada yang terlibat dengan aksi suap di dalam timnya, dirinya mengaku tidak pernah menerima sepeserpun uang dari pihak ketiga untuk mengatur jalannya pertandingan.

“Saya tidak tahu yang lain, tapi saya tidak pernah menerima uang. Dan saya yakin tidak ada yang terlibat” tambahnya.

Meski begitu kalaupun benar ada yang indikasi suap, Nur Yahya mempersilahkan pihak berwenang baik AFC, Sportdata dan kepolisian untuk melakukan penyelidikan.

Sebab bagi Nur Yahya, pada laga tersebut sebenarnya justru Persibo yang paling banyak dirugikan oleh kepemimpinan wasit.

“Tidak tahu ya kalau laga itu dimanfaatkan sebagai ajang judi, tapi keputusan wasit tidak ada yang menguntungkan Persibo” terangnya.

Senada dengan sang manajer Nur Yahya, pelatih Persibo Gusnul Yakin juga mengaku bahwa kabar isu suap ini tidaklah benar.

“Saya tidak tahu soal itu (match fixing). Tapi saat wasit mengusir Tamsil, membuat anak-anak emosi sehingga berbuat ceroboh di menit akhir sampai terjadi gol. Saya juga marah kepada pemain saat itu” pungkasnya.

Tagged as:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda