Scroll to Top

Liga Inggris: Pura-Pura Menyerah Lagi, Roberto Mancini?

By Wan Faizal / Published on Tuesday, 09 Apr 2013

Yaya-Aguero-Mancini

Manchester City sukses menipiskan defisit angka dengan Manchester United menjadi 12 poin berkat kemenangan 1-2 di Old Trafford, Selasa (9/4/2013) dini hari WIB. Semangat tinggi tentu saja sedang menghinggapi Sergio Aguero dkk. Namun manajer Roberto Mancini justru berujar bahwa timnya tetap tak punya peluang untuk juara musim ini. Bisa jadi, ini hanyalah trik yang dipakai Mancini seperti yang ia lakukan musim lalu.

Yap, musim lalu City memang sempat tertinggal delapan angka dari United ketika kompetisi menyisakan beberapa pekan. Di media, Mancini juga melakukan hal yang sama seperti musim ini bahwa perburuan gelar sudah usai.

Namun ternyata, di ruang ganti Mancini tidak benar-benar menyerah. Seperti yang dikatakan Yaya Toure musim lalu, Mancini terus menyemangati dan meyakinkan anak asuhnya bahwa MU pasti terpeleset. Hasilnya? Omongan Mancini tepat!

“Saya kira kuncinya adalah saat manajer berbicara di ruang ganti. Ia bilang bahwa kami tak boleh menyerah dan United pasti kehilangan poin. Ia meyakinkan bahwa kami berada di kompetisi paling kompetitif di dunia dan kita tetap harus berjuang,” jelas Yaya saat musim lalu.

Kesuksesan menggunakan mind games seperti itu pada musim lalu memang tak ada salahnya untuk dicoba lagi oleh Mancini. Jelas, itu semua adalah demi menghindarkan anak asuhnya dari tekanan publik. Mancini ingin anak asuhnya hanya berkonsentrasi ke lapangan, sementara urusan media biar ia yang menangani.

Dan untuk kali ini, Mancini sepertinya menggunakan trik serupa namun dengan alasan yang berbeda. Meski bisa memendekkan jarak, Mancini berujar bahwa timnya hanya meraih kemenangan untuk mempertahankan posisi kedua saat ini.

“Apa yang terpenting saat ini adalah posisi kedua. Selisih lima belas, dua belas, atau delapan belas poin tak akan merubah keadaan karena mereka bisa mengemas poin lebih banyak dari kami,” ungkapnya.

“Mereka punya ‘kekuasaan’ yang lebih di kompetisi musim ini karena punya poin yang lebih banyak. Sementara kami kehilangan banyak poin disaat kami membutuhkannya. Tapi kali ini kami menunjukkan diri ingin semakin mendekati mereka.”

“Tapi terlepas dari hasil pertandingan tadi, perburuan gelar juara sudah usai.”

Well, apakah Mancini kembali pura-pura menyerah seperti musim lalu?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda