Scroll to Top

Efek Samping Suntikan Botox

By C Novita / Published on Wednesday, 10 Apr 2013

suntik botox

Botox kerap kali digunakan untuk membuat wajah seseorang terlihat lebih muda dan tidak berkerut. Isi dari suntikan botox adalah toksin botulinum tipe A, albumin, dan natrium klorida manusia.

Biasanya bagian wajah yang diberi suntikan botox adalah dahi, sudut mata, garis senyum, dan sekitar bibir. Ini tujuannya untuk mengontrol otot didaerah tersebut agar lemah dan tak mudah mengejang. Sehingga kerut dan garis halus tidak banyak tumbuh di sana.

Namun faktanya, suntikan botox tak lepas dari efek samping yang cukup berbahaya bagi manusia. Berikut ini diantara efek samping penggunaan suntik botox, seperti dilansir oleh situs Boldsky:

  • Alergi. Jika Anda mengalami reaksi alergi terhadap salah satu jenis bahan yang terdapat di dalam botox, maka biasanya yang terjadi adalah gatal, sesak nafas, asma, ruam merah pada kulit, dan pusing. Segeralah menghubungi dokter bila hal tersebut terjadi.
  • Memar dan bengkak. Ini adalah efek samping yang kerap dialami oleh pengguna botox, bila kulit mereka tergolong sensitif.
  • Kelopak mata menurun. Ini terjadi bila suntikan botox dilakukan di daerah sekitar mata. Efek dari obat tersebut akan turut mempengaruhi jaringan di sekitar mata, termasuk kelopak mata. Walau sifatnya kadang untuk sementara saja, namun cukup mengganggu penampilan Anda.
  • Gejala flu. Gejala flu seperti demam, sakit kepala, nyeri tubuh, menggigil, dan hidung meler kadang terjadi seminggu setelah suntik botox dilakukan.
  • Infeksi sinus. Walau tak pada semua orang, pembengkakan sinus juga bisa terjadi sebagai efek samping penggunaan botox. Gejala lainnya, leher tegang dan kaku, serta sakit kepala.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda