Scroll to Top

Chelsea: Ingat Kenangan Di Stadion Luzhniki, John Terry?

By Wan Faizal / Published on Thursday, 11 Apr 2013

Terry-Chelsea

Chelsea harus bertandang ke markas Rubin Kazan di Stadion Luzhniki, Rusia, untuk melakoni second leg perempat final UEFA Europa League 2012-2013. Bicara mengenai Stadion Luzhniki, Chelsea tentu masih ingat satu kenangan buruk pada 2008 lalu, begitu pula dengan seorang John Terry yang notabene adalah pemain yang memastikan kenangan buruk itu tercipta.

The Blues sukses menembus partai final Liga Champions 2008 kala itu untuk bersua Manchester United di Stadion Luzhniki, venue final kala itu. Kedua tim bermain ketat dimana skor 1-1 menjadi hasil selama 120 menit. United unggul dulu lewat Cristiano Ronaldo sebelum disamakan oleh Frank Lampard.

Alhasil, laga harus digelar ke babak adu penalti. Kegagalan CR7 mengeksekusi penalti membuat Chelsea berpeluang menggondol trofi juara andai Terry yang maju sebagai penendang terakhir alias penentu bisa membobol gawang Edwin Van der Sar.

Tapi hasilnya? Terry malah terpeleset dan tembakannya melebar. Kegagalan itu membuat anak-anak MU punya keyakinan lebih hingga akhirnya dibuktikan lewat keberhasilan Van der Sar menepis sepakan Nicolas Anelka.

Terry-VDS

Chelsea sebenarnya sudah pernah kembali ke stadion tersebut pada 2010 lalu saat melawan Spartak Moscow di ajang Liga Champions. Chelsea menang 0-2 saat itu dalam laga di kualifikasi grup.

Namun untuk sekarang ceritanya tentu berbeda karena inilah untuk pertama kalinya Chelsea kembali kesana dalam pertandingan bersifat knock-out, dimana potensi terjadinya adu penalti akan terjadi andai Rubin Kazan bisa memutar keadaan.

Mengenai hal itu, manajer Rafael Benitez mengaku telah menyiapkan timnya untuk menghadapi adu penalti, termasuk menyiapkan Terry sebagai algojo jika memang diperlukan.

“Setiap orang memang punya kenangan buruk. Tapi untuk saat ini, kami harus memikirkan hari esok. Jika memang harus berlanjut ke adu penalti, kami akan memberi perhatian lebih pada John. Jika diperlukan, ia akan menjadi algojo lagi. Tapi kami yakin kami tak harus melewati babak itu.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda