Scroll to Top

1 dari 3 Pengguna FB Gemar Sensor Update Status

By Ibnu Azis / Published on Tuesday, 16 Apr 2013

Facebook iPad

Jika Anda sering menyensor status atau mengeditnya setelah di-publish, tindakan itu adalah hal yang wajar. Setidaknya 1 dari 3 pengguna FB lakukan hal demikian. Temuan ini menurut studi Sauvic Das dari Carnegie Mellon University dan Adam Kramer dari Facebook Data Scientist.

Mereka berdua meneliti sekitar 3,9 juta profil pengguna Facebook dalam 17 hari. Apa yang dijadikan obyek studi terkait dengan apa yang dibagikan, komentar, dan posting di Timeline pengguna lain.

Dari temuan tersebut pengguna yang gemar menyensor status baik itu mengeditnya kembali maupun mengapus apa yang telah dituliskan hampir mencapai 75%. Angka ini didominasi oleh kaum adam daripada pengguna wanita.

Selama 17 hari, 71% pengguna yang diteliti setidaknya menyensor konten yang dibagikan setidaknya sekali dengan 51% menyensor satu postingan dan 44% menyensor komentar.

51% pengguna yang menyensor postingan rata-rata menulis update status 4,52 kali. Sedangkan 44% pengguna yang menyensor komentar rata-rata menulis komentar 3,2 kali.

“Postingan yang disensor lebih intens dibandingkan komentar yang diubah,” tulis hasil studi tersebut.

Umumnya sensor ini terjadi bagi pengguna yang miliki teman dari golongan yang kompleks. Pun juga sesor kerap dilakukan bagi pengguna yang miliki tema dengan jenjang usia beragam.

Sebelumnya Facebook memang tak mengizinkan mengedit update status maupun komentar. Namun kini jejaring sosial tersebut telah menyedian fitur ‘sensor’ itu. Ini seakan pengguna FB bisa menjilat lidahnya sendiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda