Scroll to Top

PSSI Diharapkan Turun Tangan Atasi Kisruh IPL

By Aditya / Published on Tuesday, 16 Apr 2013

IPL Bola

Kisruh yang melanda kompetisi Indonesia Premier League (IPL) diharapkan segera dicarikan solusinya oleh pihak-pihak yang berkompeten di  persepakbolaan nasional. Termasuk PSSI yang diminta ikut turun tangan demi mengatasi berbagai masalah yang kini dialami oleh IPL. Apalagi, kisruh IPL dinilai semakin parah setelah pelaksanaan Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI yang digelar di Jakarta pada tanggal 17 Maret 2013 silam.

Pemicu kekusutan yang terjadi di IPL sebenarnya bisa ditebak, yaitu keputusan KLB PSSI mengenai penyatuan kompetisi di tahun 2014 nanti. KLB PSSI memutuskan bahwa kompetisi tahun depan bernama Indonesia Super League (ISL) dan hanya melibatkan empat tim dari IPL, yaitu Semen Padang, Persiba Bantul, Persijap Jepara, dan Persiraja Banda Aceh.

Sejumlah tim IPL yang dulunya menjadi peserta ISL sebelum terjadinya dualisme kompetisi, seperti PSM Makassar, Persebaya Surabaya (kini menjadi Persebaya 1927), Persibo Bojonegoro, atau Persema Malang, dinilai tak layak berkompetisi di level atas karena harus menjalani sanksi dari PSSI semasa rezim Nurdin Halid. Begitu pula dengan tim-tim ”kloningan”, semacam Persija IPL, Arema IPL, PSMS IPL, juga Persebaya IPL yang kini tidak diakui PSSI pasca KLB.

Tak pelak, banyak klub IPL yang kecewa dan tidak berminat melanjutkan sisa kompetisi sehingga kalah WO seperti yang pernah dilakukan Persema, Arema IPL, Persepar Palangkayara, Persibo, dan Persebaya 1927. Bahkan, ada juga klub yang dikabarkan gulung tikar akibat permasalahan ini, salah satunya adalah Persija IPL.

Oleh karena itu, PSSI diharapkan bisa lebih bijak dan adil dalam menyikapi perkara ini. Kepala Bidang Kompetisi PT Liga Prima Indonesia Sportindo (PT LPIS) selaku operator IPL, Hendriyana, berharap PSSI turut membantu supaya IPL bisa terus bergulir hingga selesai.

“Pertandingan-pertandingan harus tetap berjalan sesuai jadwal. Kami tidak ingin situasi ini berlangsung lama,” harap Hendriyana.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda