Scroll to Top

Timnas Indonesia U-23: Kualitas Aji Santoso Dipertanyakan!

By Aditya / Published on Wednesday, 17 Apr 2013

Aji Santoso

PSSI dan Satlak Prima bentukan KONI telah sepakat menunjuk Rahmad Darmawan (RD) dan Aji Santoso sebagai pelatih dan asisten pelatih yang akan menukangi Timnas Indonesia U-23 di ajang SEA Games 2013. Namun, ternyata masih ada yang tidak puas dengan keputusan itu, terutama mengenai penunjukan Aji Santoso sebagai asisten pelatih Timnas Indonesia U-23. Kualitas mantan pemain Timnas Indonesia itu pun dipertanyakan.

Kritikan datang dari Badan Sepakbola Rakyat Indonesia (BASRI). Melalui ketua umumnya, Eddy Sofyan, BASRI mempertanyakan alasan penunjukan Aji Santoso sebagai asisten pelatih Timnas Indonesia U-23. Menurut Eddy Sofyan, eks pemain dan pelatih Persebaya Surabaya itu tidak layak untuk duduk di jajaran kepelatihan tim Garuda Muda.

BASRI menilai kualitas Aji Santoso belum pantas untuk menukangi tim sebesar timnas. Hal itu dibuktikan dengan serangkaian kegagalan yang dituai Aji Santoso saat menjadi pelatih Timnas Indonesia maupun Timnas Indonesia U-23. Salah satu yang menjadi sorotan adalah kekalahan memalukan tim Garuda dari Bahrain dengan skor telak 10-0 di laga kualifikasi Piala Dunia 2014 tahun lalu.

“Itu (kekalahan 10-0 dari Bahrain) adalah kekalahan terburuk sepanjang sejarah sepakbola Indonesia dan internasional. Lantas, apa kriterianya jika Aji (Santoso) kembali dipercaya menjadi asisten pelatih SEA Games 2013?” tukas Eddy Sofyan belum lama ini.

Menurut Eddy Sofyan, PSSI menetapkan standar kualitas bagi calon pelatih yang ingin berkiprah di timnas. Rahmad Darmawan memang sudah dinilai sangat baik dan pantas menukangi timnas, namun tidak demikian dengan Aji Santoso.

“PSSI seharusnya punya kriteria untuk menunjuk pelatih timnas agar pelatih-pelatih lokal memiliki motivasi dan memiliki peluang yang sama. Misalnya saja, berdasarkan jam terbang, track record, wawasan dan nama baik,” tandas Eddy Sofyan.

”Jika tidak, akan berdampak negatif terhadap pemain, seperti kurang respek terhadap pelatihnya. Karena itu, saya menyayangkan jika Aji disandingkan dengan Rahmad yang sudah punya nilai positif,” lanjut tokoh yang pernah duduk di jajaran kepelatihan timnas PSSI Junior di era 1980-an ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda