Scroll to Top

Soal Timnas Indonesia, PSSI Jangan Banyak Bicara! Saran Alfred Rield

By Agus Prasetyo / Published on Wednesday, 17 Apr 2013

Alfred Riedl

Langkah PSSI yang sering mengeluarkan pernyataan di media, membuat Alfred Riedl angkat suara. Mantan pelatih Timnas Indonesia itu menyarankan kepada La Nyalla Cs untuk tidak banyak bicara, melainkan banyak bekerja.

Apa yang dikatakan Riedl itu terungkap, setelah pelatih berkebangsaan Austria itu diwawancarai oleh Al Jazeera.

Dalam keterangannya Riedl menyatakan bahwa sepakbola adalah sesuatu yang sangat besar di Indonesia.

Tidak mengherankan jika pecinta sepakbola di Indonesia sangat menginginkan Timnas yang memiliki prestasi bagus.

“Orang-orang Indonesia sangat gila akan sepakbola. Timnas mereka secara reguler bermain di depan sekitar 90 ribu fans. Bahkan saat pertandingan sore, stadion selalu penuh” ungkap Riedl.

Sayangnya Riedl menjelaskan jika prestasi sepakbola Indonesia sangat mengecewakan dalam dua tahun terakhir.

Gagal meraih poin di putaran ketiga Pra Piala Dunia 2014, termasuk kalah 0-10 dari Bahrain. Selain itu tim Merah Putih gagal di babak grup Piala AFF 2012.

Kini peringkat Indonesia mengalami posisi terburuk dalam sejarah ketika menginjak peringkat 170.

Permasalahan gaji pemain di klub, hingga yang terakhir adalah hasil memalukan Persibo Bojonegoro di Piala AFC.

Riedl menilai PSSI harus lebih sabar untuk membangun prestasi Timnas Indonesia di masa mendatang. Riedl menilai Indonesia sebenarnya memiliki talenta pemain yang luar biasa.

Namun sekali lagi pelatih yang mengantarkan tim Garuda ke final Piala AFF 2010 itu menegaskan PSSI harus lebih sabar dan bekerja keras.

“Pemain di Indonesia punya talenta dan sangat baik, tapi masalahnya adalah federasi tidak cukup sabar. Mereka harus memulai dengan rencana 5 hingga 10 tahun ke depan” saran Riedl.

“Harus ada pelatihan yang lebih baik untuk pelatih dan wasit. Dan seperti di negara lainnya, mereka harus meningkatkan sepakbola usia dini. Itu semua harus dilakukan. Bukan dibicarakan, tapi dikerjakan!” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda