Share

Ibu RT EM Bengkulu Cabuli Lebih Dari 8 Bocah Remaja

Emayartini alias EM, Ibu RT 16 Kelurahan Bentiring, Kota Bengkulu menuai kontroversi. Wanita berusia 40 tahun ini diduga mencabuli lebih dari delapan orang anak-anak laki. Dirilis JPNN, bukan tidak mungkin semua ABG pria yang pernah bertamu ke rumahnya diajak berhubungan suami-istri. Aksinya berlangsung sejak April 2011.

Aksi pencabulan oleh sang ibu RT yang memakai alias Maya Angely ini terbongkar setelah salah satu korbannya, DM menderita sifilis. Dari tuturan korban inilah kemudian korban-korban lain turut buka suara. Setiap anak, memiliki ceritanya sendiri. Semisal, CE, pemuda 18 tahun yang mengaku awalnya cuma diminta memijit EM.

“Waktu itu, malam aku main ke rumahnya (EM). Terus diajak ke kamar untuk mijit. Terus Ibu EM menyuruh matikan lampu, kamar. Setealah itu mulai ibu EM membuka pakaiannya dan terjadilah malam itu. Suaminya lagi tertidur,” tuturnya kepada Rakyat Bengkulu.

Aksi EM bukannya tanpa pemicu. Sang suami, MI menderita diabetes dan penyakitnya sudah komplikatif. Empat tahun berlalu tanpa nafkah batin dari MI, EM kemudian melirik bocah-bocah yang kebetulan sering bermain di depan rumahnya.

“Memang di rumah EM itu sering anak-anak muda kumpul-kumpul, ada juga yang main gitar,” kata salah satu tetangga kepada Rakyat Bengkulu.

Trik yang dilakukan EM sendiri tergolong rapi. Menurut CE yang cuma sekali berhubungan badan dengan sang ibu RT, EM baru merayu, mengajak untuk menginap, ketika ia bertamu sendirian. Namun, jika banyak orang, EM bersikap biasa seakan tak pernah terjadi apa-apa.

Dalam wawancara dengan Rakyat Bengkulu, EM mengaku sudah berkencan dengan delapan ‘brondong’. Namun, yang paling spesial adalah dengan DM (17 tahun). Mengingat, hubungan EM dan DM bukan hanya hubungan pemuas nafsu belaka, melainkan hubungan asmara. EM juga menuturkan, dalam sehari ia pernah melakukan hubungan badan tiga kali.

Banyak yang mencurigai, semua bocah yang pernah bertamu ke rumah EM, sudah dicabuli oleh sang ibu RT. Namun, wanita berumur 40 tahun yang konon suka tampil lebih glamor daripada kebanyakan ibu-ibu pada umumnya ini, mengaku tindakan asusila yang dilakukannya bukanlah pencabulan. Melainkan suka sama suka.

“Ada yang menyatakan cinta duluan. Saya melihat dia tulus lalu saya terima,” demikian yang disampaikan wanita bernama Emayartini ini.

Foto: beritaprima.com