Scroll to Top

Jose Mourinho: Saatnya Keadilan Ditegakkan untuk Real Madrid

By Fitra Firdaus / Published on Wednesday, 24 Apr 2013

Jose Mourinho: Saatnya Keadilan Ditegakkan untuk Real Madrid

Jose Mourinho menyebutkan bahwa sudah saatnya keadilan ditegakkan untuk Real Madrid di Liga Champions. Mereka sudah dua kali tersingkir dari semifinal Liga Champions dengan cara menyakitkan dalam dua musim terakhir. Sang pelatih juga, untuk kesekian kalinya membangkucadangnan Iker Casillas. Plus meyakinkan, Madrid telah belajar dari kesalahan kala dibekap BVB di babak penyisihan.

“Saya yakin pada tim ini karena kualitas individual dan kualitas kolektif tim. Real Madrid menginginkan gelar Liga Champions dan layak mendapatkannya.”

“Sudah saatnya sepakbola berlaku adil untuk para pemain saya yang belum pernah menjuarai Liga Champions sebagai tim. Mereka kalah di dua semifinal, yang pertama yang tak terlupakan (Mourinho mengungkit masalah kartu merah Pepe di duel Real Madrid vs Barcelona pada musim 2010-2011), dan yang kedua karena adu penalti (melawan Bayern Munchen),” demikian yang disampaikan oleh Jose Mourinho tentang keyakinannya, apakah Real Madrid bisa menjuarai Liga Champions musim ini.

Sang pelatih kontroversial juga, sedikit tidak biasa, mengumumkan skuad utamanya. Dalam konferensi pers, Mourinho menyatakan, starting XI pilihannya melawan Dortmund adalah: Diego López; Ramos, Pepe, Varane, Coentrao; Xabi, Khedira; Özil, Cristiano Ronaldo, Angel Di Maria, dan Higuaín.

Untuk kesekian kalinya, Iker Casillas tidak dijadikan pilihan utama. Namun, The Special One menegaskan, “Hubungan saya dengan Casillas adalah hubungan profesional dan menghormati satu sama lain.”

Mantan pelatih Chelsea, yang meyakini duel Dortmund vs Madrid tak kalah panas dengan laga Bayern Munchen vs Real Madrid, meyakini timnya sudah belajar dari kekalahan 2-1 di Signal Iduna Park awal musim ini.

“Empat gol yang mereka ciptakan (di laga home dan away) berasal dari kesalahan kami sendiri. Kehilangan penguasaan bola, bek sayap yang mencapai posisi menembak tak terkawal. Gol-gol semacam ini sangat mudah kami tangkal. Saya ingin konsentrasi pertahanan yang lebih kokoh,” jelas Mourinho.

The Special One juga menegaskan, ia tidak tahu apa yang terjadi dengan Borussia Dortmund berkaitan dengan Mario Goetze yang pindah ke Bayern Munchen. Menurut Mou, mungkin saja hal tersebut berefek buruk, berefek baik, atau malah tidak berefek apa-apa. Namun, ia meyakini pasukan Juergen Klopp tetap akan berlaga dengan memeragakan permainan ofensif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda