Scroll to Top

Berkendara Malam Hari, Konsentrasi Harus Lebih Tinggi

By C Novita / Published on Friday, 26 Apr 2013

berkendara malam hariPeristiwa kecelakaan tunggal yang dialami oleh ustadz kondang Jeffry Al Buchori, memang membuat banyak kalangan terkejut. Hal tersebut ada baiknya diambil sebagai pelajaran bagi masyarakat agar makin meningkatkan kewaspadaan saat sedang berkendara. Apalagi bila perjalanan berkendara itu dilakukan pada malam hari.

Pertama, jelas bahwa saat malam hari penerangan di jalanan sangat terbatas. Tak seperti siang hari kala sinar matahari bersinar terang. Jarak pandang sudah pasti terbatas disebabkan oleh minimnya penerangan jalan.

Kedua, malam hari terutama menjelang dini hari adalah saat jam biologis tubuh untuk beristirahat. Ini mengakibatkan konsentrasi sebagian besar orang akan menurun. Di saat konsentrasi menurun, maka refleks tubuh pun akan turut berkurang.

Kondisi jalanan yang sepi pada saat malam hari pun bisa memicu munculnya rasa kantuk secara tak disadari. Ini jelas berbahaya sekali bagi keselamatan Anda saat berkendara. Apalagi bila kecepatan laju kendaraan cukup tinggi.

Sebab itu maka persiapan yang harus dilakukan saat hendak berkendara di malam hari adalah melakukan istirahat cukup sebelumnya, dalam arti tidur terlebih dahulu. Ini untuk menjaga agar tubuh dan pikiran tetap fokus dan konsentrasi saat berkendara.

Berkendara di waktu malam memang membutuhkan tingkat konsentrasi yang lebih tinggi, sehingga sebisa mungkin Anda mempersiapkan diri terlebih dahulu agar tak terjadi hal yang tidak diinginkan, seperti banyak kasus yang telah terjadi selama ini.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda