Scroll to Top

Hasil Pra-Piala Dunia 2014: Kalah Lagi, Indonesia Terancam

By Wan Faizal / Published on Tuesday, 06 Sep 2011

Tim Nasional Indonesia lagi-lagi harus menerima kenyataan pahit dalam perjuangannya menuju Brazil 2014. Setelah kalah dari Iran hari Jum’at silam, Indonesia kembali takluk atas Bahrain, Selasa (6/9) malam.

Bermain sebagai tuan rumah, Indonesia dibayangi kenangan manis saat berhasil menaklukkan Bahrain dengan skor 2-1 pada tanggal 10 Juli 2007 lalu dalam ajang Piala Asia 2007. Namun apa daya, kenangan tersebut tidak dapat diwujudkan kembali oleh Boas Solossa dkk.

Tim Merah Putih memulai laga dengan buruk. Kesalahan kontrol bola yang dilakukan Firman Utina membuat ia melanggar pemain Bahrain yang merebut bola darinya. Untungnya, tendangan bebas yang dilakukan pemain Bahrain tak membahayakan gawang Markus Horison.

Indonesia terlihat sangat mengandalkan Boas yang bermain di sisi kanan. Beberapa kali umpan-umpan yang dilepaskan barisan gelandang Indonesia diarahkan menuju pemain Persipura tersebut. Sedangkan peran M. Ridwan di sisi kiri nyaris tak terlihat sepanjang pertandingan.

Selanjutnya, Indonesia memang terlihat menguasai pertandingan, namun serangan-serangan yang dihasilkan sangat mudah terbaca barisan pertahanan Bahrain. Praktis, Cristian Gonzales yang berperan sebagai striker tunggal sama sekali tak mendapat peluang untuk menembak ke gawang Bahrain.

Sebaliknya tim tamu mampu bermain efektif dengan beberapa kali mengancam gawang Markus. Beruntung, kiper plontos itu bermain cukup apik.

Petaka bagi Indonesia datang saat pertandingan memasuki masa injury time. Hilangnya konsentrasi para pemain membuat Bahrain mampu mencetak gol lewat Sayed Ebraham. 0-1 untuk Bahrain.

Di babak kedua, pelatih Wim Rijsbergen mengganti Firman dengan Hariono. Pergantian tersebut terasa positif pada awalnya, karena kelemahan Indonesia di babak pertama adalah tak mampu bertarung dengan barisan gelandang Bahrain.

Masuknya Hariono membuat Indonesia bisa menahan bola lebih lama dan melancarkan serangan dengan lebih rapi. Meski hasil berbicara lain.

Kelemahan koordinasi dan hilangnya konsentrasi lini belakang benar-benar menjadi masalah besar Indonesia. Gol kedua Bahrain lahir di menit 75 lewat Ismaeel Abdullatif setelah lolos dari perangkap off-side Hamka Hamzah dkk. Tak ayal, Markus terlihat melampiaskan amarahnya terhadap performa bek Indonesia.

Kesialan Indonesia semakin bertambah ketika dua pemain andalan, Ahmad Bustomi dan M. Nasuha, harus digotong keluar akibat mengalami cedera.

Pertandingan sendiri sempat tertunda selama kurang lebih 15 menit akibat suporter Indonesia menyalakan petasan. Hal yang memang dilarang oleh FIFA. Tak heran, wasit pun menghentikan pertandingan.

Setelah dilanjutkan, permainan timnas justru semakin bersemangat. Mereka mencoba mengejar skor. Peluang terbaik diperoleh Bambang Pamungkas setelah menerima umpan Ferdinand Sinaga. Sayang, tendangan first time Bambang masih mampu ditangkap kiper Bahrain.

Hingga akhir pertandingan, skor 0-2 untuk kemenangan Bahrain tetap tak berubah. Indonesia harus berjuang keras di empat pertandingan sisa, termasuk ketika menjadi tuan rumah ketika menjamu Qatar bulan depan. Perjuangan timnas bakal semakin berat jika FIFA memutuskan untuk menghukum Indonesia dengan menggelar pertandingan tanpa penonton sebagai akibat adanya petasan yang dinyalakan suporter.

Susunan pemain:

Indonesia: Markus Horison, Benny Wahyudi, M. Roby, Hamka Hamzah, M. Nasuha (Supardi 61’), Ahmad Bustomi (Ferdinand Sinaga 78’), Firman Utina (Hariono 46’), M. Ridwan, Bambang Pamungkas, Boas Solossa, Cristian Gonzales

Bahrain: Mohamed Jaafar, Mohamed Husain, Abdulla Marzooq, Sayed Dhiya, Hamad Rakea, Ismaeel Abdullatif (Ahmed Ebrahim 84’), Faouzi Mubarak (Mahmood Abdulrahman 90’), Abdulla Ismaeel, Rashed Khalil, Husain Ali, Mohamed Tayeb (Dawood Saad 68’)

2 thoughts on “Hasil Pra-Piala Dunia 2014: Kalah Lagi, Indonesia Terancam”

  1. Saya berharap Riedl bsa melatih TIMNAS lg,shg dpt mevotivasi pr pemain bsa bermain bagus n menang,,,,Wim hanya pecundang……

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda