Scroll to Top

PSSI Ingin Perbaiki Perekrutan Wasit!

By Agus Prasetyo / Published on Saturday, 27 Apr 2013

PSSI rupanya benar-benar ingin memperbaiki struktur sepakbola yang profesional dan jauh dari praktik tercela. Langkah yang kini akan dijalankan PSSI salah satunya adalah dengan memperbaiki perekrutan wasit.

Dalam konfimirmasinya Ketua Komite Wasit PSSI, Roberto Rouw tidak membantah hal tersebut.

Roberto tidak menampik jika selama ini perekrutan wasit dikendalikan langsung oleh Pengurus Provinsi tanpa berkoordinasi dengan PSSI.

Oleh karena itu ke depannya Pengrov harus berkoordinasi dengan federasi, dalam memilih seseorang yang akan ditunjuk sebagai wasit.

Untuk meminimalisir timbulnya masalah di lapangan saat sebuah laga berjalan, Komisi Wasit PSSI akan menerapkan standar yang ketat termasuk memberlakukan psikotes dalam proses perekrutan itu.

Sebagai pembelajaran bagi wasit lokal, pada paruh kedua musim kompetisi liga ini Komisi Wasit PSSI akan memakai wasit asing dari Asia Tenggara dengan rekomendasi AFC sebagai federasi induk.

Alasan pemakaian wasit asing nantinya khusus untuk pertandingan penting, karena mereka lebih tegas dan jarang menimbulkan kekacauan.

Ketegasan PSSI ini tidak terlepas dari maraknya pelanggaran etika dan kekerasan di lapangan hijau terhadap wasit.

“Masalah wasit nanti akan langsung berada di bawah tanggung jawab PSSI, biar terpadu” ungkap Roberto Rouw seperti yang dilansir Metrotv.

“Nanti penyelenggara hanya mengurusi jadwal dan tempat pertandingan. Kalau wasit harus di bawah PSSI” tambahnya.

Baru-baru ini Komite Wasit PSSI telah menjatuhkan hukuman terhadap 17 perangkat pertandingan, yang terdiri dari pengawas pertandingan, wasit, dan asisten wasit.

Peliknya masalah wasit hingga kerap menimbulkan kekacauan di dalam sebuah pertandingan akan dibahas khusus di dalam rapat Executive Commitee PSSI pada 6 Mei di Jakarta.

Sebelum itu Komite Wasit akan melakukan rapat internal dalam waktu 1-2 hari ke depan untuk membahas hal yang sama.

“Kita harus segera membenahi soal wasit ini. Klimaksnya kemarin kasus Persiwa melawan PBR (Pelita Bandung Raya)” pungkas Rouw, merujuk pada pemukulan wasit Muhaimin oleh pemain Persiwa Pieter Rumaropen.

Tagged as:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda