ivan kolev pelatih timnas indonesia

Timnas Indonesia ternyata mengungguli tim nasional Brasil. Lho, unggul dari mana? Tentunya unggul dari segi jumlah karena Timnas Indonesia pernah mengalami dualisme sehingga ada dua timnas di satu negara. Fenomena ini adalah satu-satunya di dunia. Brasil yang dikenal sebagai gudangnya pesepakbola berbakat saja hanya punya satu timnas. Begitulah candaan sekaligus sindiran yang dilontarkan oleh mantan pelatih Timnas Indonesia, Ivan Kolev.

“Sebagai orang Indonesia, kalian harus bangga karena punya dua timnas. Ini satu-satunya di dunia. Bahkan di Brasil saja tak punya dua timnas,” seloroh Ivan Kolev saat mendampingi tim asal Myanmar, Yangon FC, menghadapi Persibo Bojonegoro di ajang AFC Cup 2013 di Stadion Manahan, Solo, belum lama ini.

Ivan Kolev tampaknya kaget sekaligus geli saat mendengar pernah ada dua Timnas Indonesia. Pelatih asal Bulgaria ini mengaku jarang mencermati perkembangan sepakbola di tanah air setelah tidak lagi bekerja di Indonesia. Namun, ia tak mengira kondisinya sampai begitu parah hingga terjadi dualisme Timnas Indonesia.

Ketika PSSI pimpinan Djohar Arifin Husin dan KPSI pimpinan La Nyalla Mattalitti masih terlibat polemik, memang sempat terjadi dualisme Timnas Indonesia. PSSI menaungi Timnas Indonesia yang terdiri dari para pemain dari kompetisi Indonesia Premier League (IPL) di bawah asuhan pelatih Nil Maizar.

Di kubu seberang, La Nyalla Mattalitti pun tak mau kalah dengan menunjuk Alfred Riedl sebagai pelatih untuk menangani Timnas Indonesia versi KPSI yang juga menggunakan nama The Real Garuda. Timnas tandingan ini dihuni oleh para pemain dari kompetisi Indonesia Super League (ISL).

Namun, pada akhirnya FIFA dan AFC hanya mengakui Timnas Indonesia versi Nil Maizar. Sedangkan Timnas Indonesia bentukan KPSI perlahan tapi pasti bubar dengan sendirinya.