Scroll to Top

Timnas Indonesia Tak Diperkuat Bepe Lagi, Ivan Kolev Kaget

By Aditya / Published on Monday, 29 Apr 2013

Bambang Pamungkas Timnas

Keputusan Bambang Pamungkas untuk pensiun dari Timnas Indonesia tak pelak membuat Ivan Kolev kaget. Menurut pelatih yang pernah menangani Bepe semasa menukangi Timnas Indonesia dan Persija Jakarta itu, sosok Bambang Pamungkas masih sangat pantas bermain untuk Timnas Indonesia. Oleh karena itu, keputusan Bepe gantung sepatu dari Timnas Indonesia sangat disesalkan oleh Ivan Kolev.

“Mengapa dia (Bambang Pamungkas) pensiun dari timnas? Saya terkejut karena dia masih bisa bermain untuk timnas. Sangat disayangkan bila dia sudah memutuskan mundur,” ungkap Ivan Kolev di Solo beberapa waktu lalu.

Pelatih yang kini membesut klub Myanmar, Yangon United FC, beberapa hari yang lalu berhadapan dengan Persibo Bojonegoro di ajang AFF Cup 2013 ini menilai sosok Bambang Pamungkas sebagai pemain bagus dan bisa menjadi teladan bagi pemain lain.

Bahkan, Ivan Kolev mengaku cukup dekat dengan Bambang Pamungkas dan sudah menganggap pemilik caps terbanyak sekaligus top skor Timnas Indonesia itu sebagai anak sendiri.

“Dia pemain yang baik. Dia sudah seperti anak saya sendiri,” ujar pelatih asal Bulgaria ini.

Bambang Pamungkas sendiri sudah menyatakan pensiun dari Timnas Indonesia terhitung tanggal 1 April 2013 silam. Melalui situs pribadinya, pemilik nomor jersey 20 ini mengungkapkan beberapa alasan mengapa dirinya memilih mundur dari Timnas Indonesia.

”Dengan segala dinamika dan pergolakan yang terjadi dalam sepakbola Indonesia, selama dua tahun terakhir, membuat saya merasa yakin, jika sekarang adalah saat yang tepat bagi saya untuk melakukannya. Lagipula, dengan nama-nama mumpuni di barisan depan tim nasional Indonesia saat ini, rasanya tenaga saya sudah tidak lagi terlalu dibutuhkan,” ungkap Bepe saat mengumumkan pengunduran dirinya dari Timnas Indonesia.

”Saya mengawali tiga belas tahun karier saya bersama tim nasional dengan sebuah harapan besar, dan mengakhirinya dengan sebuah kemenangan besar. Sebuah kemenangan dari segala bentuk pemaksaan kehendak terhadap diri saya. Kemenangan diri saya atas nama sebuah kebebasan untuk mengungkapkan pendapat, menentukan sikap, serta bertindak atas nama sebuah hal yang saya yakini akan kebenarannya,” pungkas legenda hidup Timnas Indonesia ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda