Share

uje3

Meninggalnya Ustad Jefri Al Buchori tampaknya tak hanya meninggalkan duka yang mendalam pada keluarga dan juga masyarakat Indonesia, tetapi juga menyisakan sebuah polemik yang berkembang ke arah negatif. Pasalnya, meski banyak didatangi peziarah yang ingin berdoa untuk Uje, makam Ustadz Jeffry juga didatangi peziarah dengan niat lain yaitu ingin mengambil tanah makam ustad yang dijuluki sebagai ustadz gaul itu. Melihat apa yang dilakukan oleh beberapa peziarah tersebut, MUI berang.

makam uje

Meski telah berselang 4 hari dari hari meninggalnya, makam Ustadz Jeffry Al Buchori masih ramai didatangi oleh peziarah yang umumnya tidak dapat hadir pada saat Uje dimakamkan. Mereka datang bukan hanya perorangan, tetapi juga rombongan yang berasal dari beberapak kota di Indonesia. Selain mendoakan, ternyata beberapa dari mereka ada yang mengambil tanah makam Uje dengan keyakinan jika hal tersebut dapat memberikan berkah. Mengetahui itu, MUI lantas marah dan mengatakan jika perbuatan itu adalah termasuk musyrik, yaitu menyekutukan Tuhan selain Allah SWT.

“Saya menghimbau masyarakat jangan minta – minta di kuburan. Meminta di kuburan itu musyrik,” ujar Ketua MUI, Cholil Ridwan seperti dilansir Tabloid Bintang (30/4).

Menurut Cholil, masyarakat yang ingin berdo’a untuk Uje sebenarnya tak perlu dengan datang langsung ke makam Uje. Cukup mendoakan almarhum dari rumah agar tenang, ihindarkan dari siksa kubur dan mendapat tempat yang indah di surga.