Scroll to Top

Alex Oxlade-Chamberlain: Mereka Lupa Jika Saya Masih 19 Tahun!

By Wan Faizal / Published on Wednesday, 01 May 2013

Chambo-Sagna

Gelandang muda Arsenal, Alex Oxlade-Chamberlain, mengingatkan publik agar tak terlalu membebankan ekspektasi berlebihan pada dirinya. Meski muncul sebagai salah satu youngster yang paling menjanjikan di Inggris, Chambo berkata bahwa orang-orang mungkin lupa bahwa ia masih berusia 19 tahun dan masih butuh banyak belajar, disaat publik mengharapkan sesuatu yang spesial dari dirinya secara continue.

Yap, dua musim lalu Arsenal berhasil membajak Chambo dari Southampton yang memang sukses menelurkan beberapa pemain muda berbakat seperti Chambo, Theo Walcott, atau Gareth Bale.

Nama Chambo kemudian bahkan dimasukkan manajer Roy Hodgson ke dalam skuad Timnas Inggris yang berlaga di Euro 2012. Chambo pun juga bermain sejak menit awal dalam laga pembuka lawan Prancis dan penampilannya cukup menjanjikan saat itu.

Sejak itu, publik sepertinya selalu berharap lebih pada dirinya. Chambo mengaku di usianya saat ini ia masih butuh banyak belajar dan menggali pengalaman bermain dari seniornya di tim.

Alex Chambo

“Sangat sulit memang karena selalu ada tekanan. Mungkin mereka lupa kalau saya masih 19 tahun dan masih akan berusia 19 tahun saat musim depan dimulai. Ketika kamu bisa bermain bagus di usia 18 tahun, orang-orang berharap kamu terus menggebrak. Mereka ingin kamu terus bermain di banyak pertandingan,” cetus Chambo.

“Saya sudah mencoba mempertahankan penampilan seperti musim lalu tapi terkadang kamu juga harus sadar bahwa kamu adalah seorang pemain muda yang masih harus banyak belajar. Pengalaman berada di klub dan liga seperti ini adalah pelajaran yang sangat bagus di usia seperti saya.”

Musim ini Chambo memang lebih sering bermain sebagai pemain pengganti. Arsene Wenger tampaknya tahu benar bahwa tenaga Chambo untuk saat ini lebih bagus dipakai di babak kedua untuk menggebrak pertahanan lawan yang sudah keletihan sekaligus memompa semangat juang rekan setimnya.

Catatan statistiknya musim ini menunjukkan hal itu. Chambo tercatat hanya 11 kali bermain dari menit awal serta sekali bermain dari awal sejak Februari silam. Jarang mendapat tempat di tim inti, Chambo pun tidak mengeluh dan lebih berpikir positif.

“Kamu selalu ingin bermain sejak menit awal. Namun tanggung jawab kamu sebagai pemain cadangan terutama pemain sayap adalah bermain, mengubah jalannya laga, dan membantu menumbuhkan semangat juang rekan setim. Itulah yang selalu ingin saya lakukan, memberi dimensi lain pada permainan tim.”

“Saya senang dengan semua yang berjalan saat ini dan yang paling penting adalah tim bisa mengakhiri musim dimana kami seharusnya berada. Saya senang bisa menjadi bagian dari itu.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda