Scroll to Top

Cristiano Ronaldo Kena Kutukan Semifinal Liga Champions?

By Fitra Firdaus / Published on Thursday, 02 May 2013

Cristiano Ronaldo Kena Kutukan Semifinal Liga Champion

Cristiano Ronaldo, top skor sementara Liga Champion 2013 dengan 12 golnya, gagal membawa Real Madrid lolos dari hadangan Borussia Dortmund. Los Blancos yang berambisi merebut La Decima harus tersingkir dengan agregat menyakitkan 3-4. Apakah CR7 terkena kutukan setiap berlaga di semifinal Liga Champions?

“Pengumuman, telah hilang seseorang dengan tinggi badan 186 centimeter. Terakhir kali terlihat¬† di Santiago Bernabeu menjelang duel Real Madrid vs Borussia Dortmund. Namanya Cristiano Ronaldo. Jika menemukan, harap segera melapor kepada petugas,” demikian yang menjadi salah satu candaan satir seorang penonton asal Inggris menanggapi hasil leg kedua semifinal Liga Champions Rabu (1/5) lalu.

Dengan segala beban di pundak, Cristiano Ronaldo bagaikan menghilang sepanjang laga. Lukasz Piszczek, bek kanan andalan Dortmund, sukses mengunci penyerang Portugal untuk berada dalam titik terendahnya. Real Madrid memang menang 2-0, tapi tak satu pun gol tercipta dari sang mesin gol.

Bukan sekali ini saja CR7 tertimpa sial di semifinal Liga Champions. Bahkan, ia bagai terkena kutukan pahit setiap berlaga di babak ini. Mulai dari kegagalan penaltinya ke gawang Barcelona dalam leg pertama empat besar Liga Champions musim 2007/2008 di Camp Nou.

Juga, ketika tak membukukan sebiji golpun ketika Madrid ditekuk Barca di Bernabeu pada semifinal Liga Champions 2010/2011. Padahal sang rival Lionel Messi, ketika itu mencetak dua gol kemenangan bagi klub Catalan.

Takdir pedih Ronaldo berlanjut musim lalu. Ia memang berhasil mencetak dua gol ke gawang Bayern Munchen untuk memaksakan agregat 3-3. Namun, dalam drama adu penalti, CR7 gagal dan Los Blancos terkulai di kandang sendiri, Santiago Bernabeu.

Total, rekor gol CR7 dalam 10 semifinal Liga Champions sejak musim 2007/08 adalah 5 gol. Satu-satunya partai ketika Ronaldo mencetak gol dan timnya terbantu lolos ke final, adalah ketika dua golnya membungkam Arsenal 1-3 di semifinal musim 2008/09.

Musim depan, dengan loyalitasnya terhadap Real Madrid, mampukah Cristiano Ronaldo mampu mengubah duka menjadi suka, sekaligus mengantar La Decima yang tertunda?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda