Scroll to Top

Bambang Pamungkas Soroti Nasib Pemain Timnas Indonesia

By Aditya / Published on Thursday, 02 May 2013

Bambang Pamungkas timnas indonesia

Rendahnya tingkat kesejahteraan yang dialami para pemain Timnas Indonesia menjadi sorotan bagi Bambang Pamungkas. Legenda hidup Timnas Indonesia ini pun membandingkan nasib pemain Timnas Indonesia dengan tim nasional negara tetangga, Malaysia. Menurut Bepe, tingkat kesejahteraan para pemain timnas Harimau Malaya dengan Timnas Indonesia sangat jauh berbeda.

Bambang Pamungkas mengatakan, federasi sepakbola Malaysia sangat memperhatikan kesejahteraan para pemain timnasnya. Selain diperlakukan dengan baik, para pemain timnas negeri jiran juga memperoleh imbalan yang tidak sedikit karena telah berjuang atas nama bangsa dan negara.

“Setiap pemain bermain untuk timnas Malaysia itu dihitung uang. Jadi, satu caps atau penampilan dihitung sekitar 500 ringgit. Kesejahteraan pemain sangat diperhatikan,” kata Bambang Pamungkas di Jakarta belum lama ini.

Hal itu tentu saja sangat berbeda dengan yang terjadi di Indonesia. PSSI selaku induk cabang olahraga sepakbola nasional kerap dikabarkan abai terhadap kesejahteraan pemain dan staf pelatih Timnas Indonesia. Gaji yang tertunggak selama berbulan-bulan hanya menjadi salah satu contoh dari sekian banyak kasus yang terjadi di pengelolaan Timnas Indonesia.

Bambang Pamungkas bukannya asal bicara saat membandingkan kondisi persepakbolaan di Malaysia dengan di tanah air. Ikon Persija Jakarta ini pernah merumput di Liga Malaysia saat memperkuat Selangor FC selama dua tahun, yakni pada tahun 2005 hingga 2007.

Selain di level timnas, Bepe juga menyoroti perbedaan perlakuan dan nasib pemain yang berkiprah di tataran klub di Malaysia dengan di Indonesia. Jika dibandingkan, para pemain yang berlaga di Liga Malaysia ternyata jauh lebih beruntung ketimbang para pemain di Indonesia.

“Di Indonesia tidak pernah ada ketentuan untuk lolos tes fisik. Kalau pemeriksaan kesehatan ada. Di Indonesia, kadang-kadang pemain bayar operasi pemulihan pemain sendiri, proteksi klub terhadap pemain kurang,” ujar Bepe.

“Ketika menjadi pemain Selangor FC, saya mendapatkan tiket pergi-pulang Jakarta-Malaysia, apartemen, mobil. Semua pemain lokal di Malaysia mendapatkan rumah, sementara sebagian lagi mendapatkan mobil,” lanjutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda