Scroll to Top

Final Europa League 2013: Benfica vs Chelsea

By Fitra Firdaus / Published on Friday, 03 May 2013

Final Europa League 2013 Benfica vs Chelsea

Benfica dan Chelsea akan berduel di final Liga Europa 2013 setelah menyingkirkan lawan masing-masing. Wakil Liga Portugal dan Liga Inggris ini siap bertempur di Amsterdam ArenA pada Kamis, 16 Mei 2013. Siapa menang dan siapa jadi pecundang?

Benfica berhasil lolos ke partai puncak untuk menunjukkan kedigdayaan klub-klub asal Liga Portugal di Europa League dalam tiga tahun terakhir. Tengoklah keberhasilan Porto ketika ditangani Andre Villas Boas pada musim 2010/2011.  Kala itu mereka menekuk klub senegara, Braga di partai puncak. Musim lalu, Sporting Lisbon juga berpeluang bergerak ke Bukarest sebelum digasak oleh Athletic Bilbao.

Khusus musim ini, perjalanan Benfica di Europa League baru dimulai di babak 32 besar. Maklum, Oscar Cardozo dkk. adalah klub ‘buangan’ penyisihan grup Liga Champions. Satu grup dengan Barcelona dan Celtic, Benfica harus puas duduk di peringkat ketiga. Namun, keberhasilan mereka menahan imbang Barca 0-0 di Camp Nou sempat menuai pujian; karena sejatinya klub Portugallah yang layak memetik tiga angka di laga tersebut.

Bermain di kompetisi yang levelnya lebih rendah namun menjebak, Benfica terus melaju. Dinamo Kyiv, Bordeaux, Newcastle United, hingga Fenerbahce disikat. Dalam delapan laga di Europa League, kubu Estadio da Luz tercatat cuma kalah sekali dan seri sekali pula.

Chelsea, memulai jalur di Liga Europa seperti halnya Benfica. Namun, dengan luka lebih menyakitkan. Maklum, mereka yang berstatus juara bertahan Liga Champions, tersingkir oleh Shakhtar Donetsk dan Juventus.

Berbeda dengan Benfica, The Blues yang terkesan memandang remeh kompetisi ini, cukup kesulitan bergerak. Mereka ditahan Sparta Praha di kandang, sempat takluk oleh Steaua Bukarest, dan kalah pula oleh Rubin Kazan di laga tandang.

Beruntunglah di semifinal, melawan tim yang lebih sulit, Basel, anak asuh Rafael Benitez justru tampil prima. Dilesakkanlah lima gol ke gawang tim yang sudah menyingkirkan Tottenham Hotspur.

Fernando Torres, pria yang sering diremehkan keberadaannya di Stamford Bridge, menjadi tulang punggung The Blues. Ia sudah melesakkan lima gol —semuanya gol-gol penting— hingga Chelsea berangkat ke Belanda.

Duel Chelsea vs Benfica sendiri, adalah ulangan perempat final Liga Champions musim lalu. Ketika itu The Blues berhasil membekap Benfica dalam dua leg, dengan skor kembar 1-0. Apakah kejadian yang sama berulang di Amsterdam Arena? Ataukah kini giliran wakil Portugal yang bicara?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda