Kecelakaan Bus Semarang: Tabrak Tiga Mobil, Tiga Orang Tewas, Belasan Luka

Kecelakaan Bus Semarang

Kecelakaan karambol yang berujung maut terjadi pada Jumat, 3 Mei 2013 lalu di Semarang. Bus PO Nugroho menabrak tiga mobil dan delapan motor. Tiga orang tewas, 14 korban mengalami luka berat. Sopir bus sendiri, Susanto, resmi ditetapkan sebagai tersangka.

Jumat itu perempatan Pasar Kambing, Semarang, mencekam. Akibat rem blong, sopir bus Nugoroho, Susanto, tak bisa mengendalikan laju kendaraannya yang tengah melewati jalan menurun. Fatal, bus yang hilang kendali tersebut menghantam tiga mobilL Honda Jazz warna putih, Grand Livina, dan sedan Mazda. Delapan sepeda motor juga ikut tertabrak. Bus sendiri baru berhenti setelah menabrak tiang listrik.

“Ada yang teriak ‘rem blong’ terus ‘deerrr!’ bus nabrak besi tiang iklan. Pas tiang ditabrak, suaranya seperti ada yang meledak” tutur Sari Supriyatin, 34 tahun yang ketika itu menumpang bus di kursi kedua dari belakang, seperti dikutip oleh Solopos.

Akibat kecelakaan maut ini, tiga korban meninggal. Mereka adalah Adi Nugroho (34) warga Kelengan Kecil, Kembangsari, Semarang, Agus Irvan Sulistyo (50) yang merupakan pengemudi sedan,  dan Eko Budiarto (36) warga Pandeyan, Kebonharjo, Semarang.

Pihak berwajib sendiri sudah memastikan bahwa Susanto, sopir bus Nugroho, resmi menjadi tersangka. Ia didakwa melakukan kelalaian yang menyebabkan orang lain meninggal dunia. Namun, polisi juga memastikan penyebab kecelakaan, adalah rem bus yang blong.

”Kita tak ingin hanya menyalahkan sopir saja, karena penyebab kecelakaan adalah rem blong, sehingga semua pihak terkait harus dimintai keterangan,” tutur Kasatlantas Polrestabes Semarang, AKBP Faizal seperti dilansir Solopos.

Ujung-ujungnya, pemilik PO Nugroho, Saman Kadarisman, juga akan dimintai keterangan seputar “tanggung jawab perawatan yang dilakukan pelaku usaha atau pemilik.”

Foto: lensaindonesia

Komentar Anda

Leave A Response