Scroll to Top

Persib: Mbida Messi Tak Punya Target Pribadi

By Aditya / Published on Thursday, 09 May 2013

Persib Mbida Messi 2013

Mbida Messi mengaku tidak punya target pribadi di gelaran kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2013. Gelandang asal Kamerun ini hanya ingin Persib Bandung terus memetik kemenangan. Baginya, sia-sia saja mencetak banyak gol jika Persib kalah. Oleh karena itu, Mbida Messi berharap Persib bisa terus menang sehingga mampu meraih gelar juara ISL musim ini.

“Saya tak punya target pribadi, karena saya tak berpikir soal Messi, tapi target tim. Yang penting tim bisa terus meraih kemenangan,” ujar Mbida Messi di Bandung belum lama ini.

“Percuma saja jika saya bisa menambah koleksi gol saya dan mencetak 10 gol bila Persib tak menang,” lanjutnya.

Mbida Messi adalah salah satu pemain baru yang didatangkan oleh manajemen Persib sebelum ISL 2013 bergulir. Selain Mbida Messi, Persib juga kedatangan sederet pemain top seperti trio Sriwijaya FC yakni Firman Utina, M. Ridwan, dan Supardi.

Kemudian ada Kenji Adachihara, Naser Al Sebai, I Made Wirawan, Asri Akbar, Aang Suparman, Shahar Ginanjar, dan terakhir sang bomber Sergio van Dijk. Adapun Herman Dzumafo Epandi yang diboyong dari Arema Indonesia saat ini sudah dibarter dengan penyerang Sriwijaya FC, Hilton Moriera.

Mbida Messi sebenarnya bukan pilihan utama di lini tengah Persib karena harus bersaing dengan para gelandang nasional semacam Firman Utina, Atep, M. Ridwan, Hariono, ataupun Asri Akbar. Namun, peran Mbida Messi di sepanjang putaran pertama juga tidak bisa diremehkan.

Nama lengkapnya adalah Georges Parfait Mbida Messi, pesepakbola yang telah kenyang pengalaman di berbagai negara di Afrika, Eropa, maupun Asia. Mbida Messi memulai karir di tim dari kampung halamannya, Tonnerre Yaounde, sejak 1999. Kemudian,  ia pindah ke klub Turki, Rizespor, dan pada tahun 2001 kembali ke Kamerun untuk bergabung dengan Canon Yaounde.

Tahun 2003, Georges Mbida direkrut klub asal Belgia, Lokeren. Selanjutnya, sejak 2006, ia bermain untuk Al Kharaitiyat SC di Qatar. Tak lama di Timur Tengah, ia kembali ke Eropa dan bergabung dengan klub Portugal, SC Olhanense, yang dilatih oleh mantan pemain timnas Portugal, FC Porto, Lazio, Parma, dan Inter Milan, Sergio Conceicao. Pada 2010, ia menjajal Liga Angola bersama Interclube, sebelum diboyong ke Bandung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda