Scroll to Top

Aktifitas Ini Sebaiknya Dihindari Oleh Wanita Hamil

By C Novita / Published on Sunday, 12 May 2013

wanita hamil

Kehamilan adalah saat bagi wanita untuk merubah gaya hidup normalnya menjadi lebih berhati-hati. Aktifitas yang beresiko buruk bagi janin, sebaiknya dihindari. Walaupun Anda merasa bahwa kondisi fisik Anda fit, namun tak ada salahnya memperhatikan apa saja aktifitas yang sebaiknya dihindari saat hamil berikut ini:

  • Memakai high heels. Mengenakan sepatu berhak tinggi tidak dianjurkan, sebab akan membuat Anda tak nyaman saat berjalan. Selain itu, tumit akan menampung hampir semua beban tubuh hingga membuatnya mudah lelah. Sakit punggung juga menjadi hal yang sangat mungkin dialami saat Anda menggunakan high heels.
  • Memindahkan barang berat. Setelah trimester pertama, sebaiknya Anda hindari kegiatan ini. Punggung akan menjadi lebih tegang sesudah trimester pertama, apalagi bila ditambah dengan kegiatan mengangkat barang berat.
  • Menggendong balita Anda. Bukan hal yang mustahil saat Anda sedang hamil, balita Anda merengek minta digendong. Namun bila beratnya lebih dari 5 kilogram, sebaiknya hindari melakukannya. Hal ini membuat tekanan pada punggung dan plasenta Anda meningkat.
  • Sauna. Sauna adalah ide buruk bila Anda sedang hamil. Saat udara panas sauna mengenai kulit, maka aliran darah akan menjadi lebih sering menuju ke kulit untuk mendinginkannya. Ini berarti janin akan kekurangan pasokan darah.
  • Berolahraga keras. Saat sedang berolahraga, maka detak jantung akan meningkat ke anggota tubuh Anda. Ini berarti placenta mengalami kekurangan suplai darah. Selain itu resiko tekanan darah naik menjadi lebih tinggi.
  • Donor darah. Menurut peraturan WHO, wanita hamil dilarang menjadi donor darah.
  • Naik kuda. Gerakan naik kuda yang naik turun secara konstan berbahaya bagi janin. Ini berbahaya bagi placenta, dan bisa menyebabkan keguguran.
  • Menghadiri konser musik keras. Janin tak seharusnya mendengar suara yang terlalu keras, sebab mulai usia 22 minggu pendengarannya sudah bekerja. Selain itu, pada konser musik keras Anda tak mungkin selalu menghindari tabrakan dengan orang lain yang sedang berjingkrak, yang bisa jadi sangat keras dan berbahaya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda