Scroll to Top

10 Tips Terhindar dari Kasus Pencurian Identitas di Internet

By Ibnu Azis / Published on Monday, 13 May 2013

Netizen laptop

Sudah menonton sebuah film yang berjudul Identity Thief (2013)? Dikisahkan seorang pria tercuri identitasnya (kartu kredit) dan kemudian digunkan untuk kepentingan kriminal. Nah film tersebut bisa dijadikan pelajaran bagaimana pentingnya menjaga identitas pribadi. Dan berikut 10 tips bagaimana terhindar dari kasus pencurian identitas di internet.

1. Jangan menklik tautan yang tidak Anda kehendaki

Jika Anda tidak menghendaki sebuah tautan, atau memang tidak me-request seseorang atau siapapun itu mengirimkan link ke Anda, jangan diklik. Apapun yang ditawarkan tautan tersebut jangan tergiur. Bisa saja link tersebut tersemat malware yang bisa cepat menyebar ke komputer tatkala diklik.

2. Gunakan password yang berbeda di tiap akun

Cara ini wajib dilakukan dan merupakan prosedur dasar. Jika gunakan kata sandi ‘1234’ di akun ‘A’ maka gunakan password ‘5678’ di akun ‘B’. Jangan pakai satu kata sandi yang sama di semua akun. Jika tertas satu maka akun-akun lain terancam teretas pula. Selain itu pilih kata sandi yang merupakan kombinasi huruf, angka, dan simbol.

3. Jangan gunakan kembali kata sandi email utama

Umumnya netizen miliki banyak email dan satu email sebagai email utama. Untuk email utama simpan baik-baik kata sandinya. Dan kata sandi ini jangan digunakan untuk email skunder, tersier, dan selanjutnya. Email utama biasanya sebagai email primer. Berisi data dan informasi penting terkait dengan akun-akun penting di internet.

4. Gunakan software antivirus

Tak hanya instal di komputer, software ini disarankan untuk selalu dimutakhirkan secara berkala. Tiap hari misalnya. Makin sering dimutakhirkan maka makin up to date data base antivirus tersebut untuk varian virus-virus baru.

5. Muncul keraguan, blok saja

Jangan terlalu banyak berfikir di internet. Jika ragu akan sesuatu segera blok saja. Misalkan saja Anda menerima permintaan pertemanan. Anda tak mengenal dia. Pengguna tersebut juga bukan temannya teman Anda. Jika ragu-ragu memutuskan untuk menerima, abaikan saja. Bila perlu blok.

6. Fikir dua kali sebelum berkicau

Terkadang pengguna tak sadar dengan apa yang ia kicaukan. Misalkan saja soal alamat rumah, nomor telepon, PIN BB, atau aktivitas keseharian. Jika ada yang mengincar Anda, dengan segala informasi dari kicauan tersebut mereka bisa dengan memetakan diri Anda.

7. Hapus data telepon ‘sebelum hilang’

Maksudnya dengan aplikasi seperti Find My iPhone, Android Lost, atau BlackBerry Protect, Anda dimungkinkan menghapus semua data telepon bilamana smartphone hilang. Proses delete bisa dilakukan via jarak jauh (remote).

8. Berbelanja di toko yang resmi

Contoh sederhana bagi Anda yang gemar mencoba-coba aplikasi. Unduh atau beli aplikasi di ‘pasar’ aplikasi terpercaya. Android sila tuju Google Play. iOS ya di iTunes App Store. Ini juga berlaku bagi Anda yang gemar ecommerce.

9. Jangan beranggapan bank akan membayar kerugian

Taruhlah mereka berkata demikian. Namun Anda dituntut untuk mampu membuktikan bentuk kerugian yang diterima. Bilamana Anda tak mampu atau pihak bank menilai itu sebuah kelalaian, berabe bukan? Buang anggapan itu semua dan mulailah budaya internet sehat.

10. Abaikan pop-ups

Pop-ups sering muncul di laman internet yang tawarkan layanan gratisan. Pop-ups biasanya menawarkan iming-iming hadiah menarik seperti gadget dan perangkat elektronik. Abaikan itu semua. Anda hanya akan dibawa berputar-putar untuk mengisi survai daring. Instal Adblock Plus untuk menangkalnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda