Scroll to Top

1 dari 10 Pengguna Media Sosial Update Status Palsu

By Ibnu Azis / Published on Tuesday, 14 May 2013

Menurut survei terbaru, 1 dari 10 pengguna media sosial gemar update status palsu. Tak hanya didominasi oleh wanita saja, pria juga lakukan hal yang sama. Lantas mengapa mereka mengunggah status fake ini?

Menurut survei dari Barclaycard, pengguna pria lakukan kebohongan untuk memertahankan pesona mereka. Kaum adam ingin tetap tampil cool di media sosial. Hal yang berbeda dari kalangan wanita. Mereka khawatir akan tekanan teman sebaya.

Barclaycard juga menyajikan data jika enam juta pengguna media sosial berbohong secara teratur. Ini berarti mereka berdusta secara konsisten. Sementara itu di Inggris tercatat 10 juta pengguna hidup dalam kepura-puraan di media sosial.

39% dari responden mengaku berbohong akibat adanya tekanan. Update status palsu bisa mengurangi tekanan ini bila diperlukan. 1 dari 3 pengguna mengaku bosan dan 4 dari 10 pengguna mengaku iri posting yang dibuat teman-teman mereka di media sosial.

Pria ternyata lebih gemar berbohong daripada wanita khususnya di lingkungan kerja. Angkanya mencapai 22% berbanding 8% untuk wanita di lingkup media sosial Facebook dan Twitter.

Sedangkan untuk Instagram sangat diminati oleh kaum hawa. Mereka menggunakannya agar lebih disanjung oleh pengguna lain. Namun menariknya hanya 12% yang mengaku benar-benar menggunakan aplikasi berbagi foto ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda