Benfica vs Chelsea

Hasil pertandingan Benfica vs Chelsea di final Liga Europa 2013 berakhir dengan skor 1-2. Bermain di Amsterdam Arena pada Kamis, 16 Mei 2013 adalah Branislav Ivanovic yang menjadi penentu skor Chelsea vs Benfica dengan golnya di menit 90 setelah sebelumnya Fernando Torres (’60) dan Oscar Cardozo (’66 pen) menyarangkan gol masing-masing. Hasil Liga Europa ini membuat Chelsea menjadi tim pertama yang berhasil meraih gelar Liga Champion dan Europa League dalam dua musim beruntun.

Dalam laga Chelsea vs Benfica, pelatih Rafael Benitez menurunkan skuad terbaik yang mungkin dipasangnya. Fernando Torres ditemani oleh Ramires, Oscar dan Juan Mata dalam skema 4-2-3-1. Sementara itu pelatih Jorge Jesus yang menginstruksikan timnya menyerang dari awal, memakai formasi 4-4-2 dengan andalan Rodrigo dan Oscar Cardozo.

Benfica vs Chelsea 3

Benfica vs Chelsea 4

Benfica memulai pertandingan dengan cerah. Mereka lebih mengancam gawang Petr Cech. Misalnya apa yang terjadi di menit 11, 13, dan 15. Chelsea yang kehilangan Eden Hazard dan John Terry lebih pasif dan mudah kehilangan momen.

Oscar sempat memberikan tes untuk kiper lawan, Artur di menit 26. Namun, Benficalah yang mendominasi keadaan. Beruntunglah masih ada Frank Lampard yang tembakannya di menit 37 masih bisa memberi terapi kejut bagi wakil Portugal.

Babak pertama ditutup dengan skor 0-0 dan kendali permainan milik Benfica. Pemain Chelsea yang terbanyak menyentuh bola sebelum turun minum adalah sang kiper Petr Cech, dengan 32 kali.

Benfica vs Chelsea 2

Paruh kedua, anak asuh Jorge Jesus masih terus membuat Chelsea bermain di daerah mereka sendiri. Nicolas Gaitan berpeluang membuka skor sebelum intervensi Cesar Azpiilicueta di menit 50. Sementara selang semenit, tandukan Oscar Cardozo dianggap off side.

Lalu, sebuah keajaiban terjadi di menit 60. Berawal dari lemparan Petr Cech, Chelsea menemukan jalur menuju gol. Bola tiba-tiba saja ada di kaki seorang Fernando Torres berkat Juan Mata. Melewati Luisao sang kapten Benfica, dengan sedikit sentuhan ia menunggu Artur menjatuhkan diri. Dan momen emas terjadi lewat tembakan El Nino. Masuk.

Chelsea vs Benfica 2

Chelsea vs Benfica

Kebahagiaan berubah menjadi kecemasan ketika Azpilicueta melakukan hand ball di kotak terlarang pada menit 66. Wasit Bjorn Kuipers menunjuk titik putih. Oscar Cardozo yang melakukan eksekusi menipu Petr Cech dengan telak; dan skor imbang lagi.

Oscar Cardozo

Chelsea punya klaim penalti di menit 77, namun Benfica memiliki peluang yang lebih jelas, yaitu tembakan Cardozo di menit 81 yang lagi-lagi terbentur kesaktian Petr Cech. Peluang sang penyerang selang beberapa detik, melebar jauh.

Frank Lampard yang malam itu menjadi kapten melepaskan tembakan yang membentur mistar tiga menit jelang bubaran. Dan gelar juara akhirnya menjadi milik The Blues ketika Branislav Ivanovic menanduk bola tendangan sudut Juan Mata, masuk ke gawang Artur di menit terakhir. Detik demi detik yang tersisa tak mungkin cukup untuk Benfica. Apalagi Petr Cech menyelamatkan Chelsea di detik terakhir.

Chelsea 2

Chelsea 3

Chelsea 1

1-2, dan Benfica kembali terjebak dalam sejarah … tak pernah juara dalam tujuh kali masuk final kejuaraan Eropa. Chelsea, menjadi kampiun lagi. Setelah Liga Champions, kini giliran Europa League yang ditaklukkan.

Benfica   Chelsea
14(8) Tembakan (on Target) 11(7)
16 Pelanggaran 16
4 Tendangan Sudut 4
1 Off side 8
55% Ball Possessions 45%
2 Kartu Kuning 1
0 Kartu Merah 0
7 Penyelamatan 4

Benfica (4-4-2): Artur; Almeida, Luisao, Garay ( Jardel Nivaldo Vieira ’77), Melgarejo (Ola John ’69); Perez, Matic, Gaitan, Salvio; Rodrigo (Lima ’66), Cardozo.

Chelsea (4-2-3-1): Cech; Azpilicueta, Ivanovic, Cahill, Cole; Lampard, Luiz; Ramires, Oscar, Mata; Torres.