Scroll to Top

Pelatih Timnas Indonesia U-19 Anti Pemain Naturalisasi?

By Aditya / Published on Thursday, 16 May 2013

timnas indonesia u-19 Indra Sjafri

Jajaran pelatih Timnas Indonesia U-19 saat ini sedang mempersiapkan agenda pelatnas untuk menyongsong putaran final AFF Cup U-19 yang dijadwalkan berlangsung pada tanggal 21-28 September 2013. Namun, pelatih Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri, melontarkan pernyataan yang mungkin memicu pertanyaan lebih lanjut, yaitu mengenai pemain naturalisasi. Apakah Timnas Indonesia U-19 tidak boleh diperkuat oleh pemain yang berstatus naturalisasi?

Indra Sjafri mengungkapkan bahwa proses seleksi untuk menjaring para pemain Timnas Indonesia U-19 akan dilakukan dengan sistem promosi degradasi. Indra Sjafri juga mengatakan akan memantau para pemain Indonesia yang berlaga di luar negeri, namun bukan untuk pemain naturalisasi.

“Dalam perjalanannya akan ada promosi-degradasi. Pemain dari klub luar juga akan dimonitor kalau dia Warga Negara Indonesia, asal bukan pemain naturalisasi,” tandas Indra Sjafri di Jakarta belum lama ini.

Belum jelas apa yang dimaksud dengan ”asal bukan pemain naturalisasi” seperti yang dikatakan Indra Sjafri tersebut. Namun, Indra Sjafri barangkali lebih mengutamakan para talenta muda asli negeri sendiri untuk memperkuat Timnas Indonesia U-19 mengingat tim ini bisa menjadi ajang penggemblengan bagi para pemain muda.

Pelatnas Timnas Indonesia U-19 dijadwalkan akan mulai digelar pada pertengahan Mei 2013 di Jakarta dan dibagi dalam tahap untuk menyeleksi lebih dari 60 pemain yang telah dipanggil oleh Indra Sjafri. Hasil seleksi inilah yang nantinya akan memperkuat Timnas Indonesia U-19 di ajang putaran final AFF Cup U-19 2013.

“Pada 20 sampai 30 Mei 2013 mereka akan melakukan pelatnas di Jakarta. Nanti pemain yang ikut pelatnas dibagi dua. Pada (tanggal) 20 hingga 25 diikuti 35 pemain. Sisanya pada 25 hingga 30 Mei,” beber Indra Sjafri.

AFF Cup U-19 2013 akan digelar di Indonesia yang bertindak sebagai tuan rumah. Indonesia telah menunjuk Jawa Timur sebagai pihak penyelenggara ajang ini, di mana sudah terdapat 3 stadion yang telah ditunjuk untk menggelar pertandingan, yaitu Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Stadion Tri Dharma Gresik, dan Stadion Gelora Delta Sidoarjo. Sebanyak 11 negara akan berlaga di ajang ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda