Posisi Sriwijaya FC di peringkat dua klasemen sementara ISL 2013, sepertinya berpeluang disalip Persib Bandung. Namun skenario itu baru bisa terjadi, seandainya Maung Bandung bisa meraih 3 angka saat menjamu Persepam MU.

Hal ini tidak terlepas dari kegagalan Laskar Wong Kito meraih 3 angka, saat menjamu Persidafon di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (Kamis, 16/5/13).

Anak asuh Kas Hartadi harus puas berbagi angka 1-1, padahal saat bertemu di Dafonsoro Sriwijaya FC mampu memenangkan laga.

Bagi kubu Persidafon, hasil imbang ini dinilai sangat luar biasa. Selain berguna untuk upaya lepas dari jurang degradasi, Persidafon ingin membuktikan jika penilaian masyarakat tidak selamanya benar.

“Kami tampil percaya diri, terbukti kami tidak seburuk yang dipandang media. Kami bertujuan agar tidak diremehkan, jelas sangat puas dengan hasil ini” ungkap Erens Pehelerang usai pertandingan.

Sementara itu, Kas Hartadi menilai ada yang tidak berjalan dalam skema permainan anak asuhnya pada laga sore kemarin.

“Kita agak kacau. Dua pemain kita tidak bisa bertanding, jadi agak sedikit mengubah ritme pertandingan. Kita ke depan harus bisa finishing lebih baik dan disiplin transisi antara pemain depan dan bertahan” ungkap Kas Hartadi.

Tambahan satu poin membuat Sriwijaya FC tetap berada di posisi dua klasemen sementara. Sebagai runner up, Sriwijaya FC mengkoleksi 39 poin.

Posisi Laskar Wong Kito hanya terpaut 2 poin oleh Maung Bandung yang berada di posisi 3 klasemen, namun Sriwijaya FC unggul dalam jumlah pertandingan.

Alhasil jika Persib mampu meraih kemenangan dalam laga menghadapi Persepam MU, maka tambahan 3 angka akan membuat mereka bisa menyalip Sriwijaya FC di posisi kedua klasemen sementara.