Briptu Rani

Akhir-akhir ini Briptu Rani menjadi sorotan media, pasalnya sudah sekitar tiga bulan ini polisi wanita berparas manis tersebut dikabarkan menghilang. Tak hanya itu, Briptu Rani menjadi perbincangan publik lantaran foto-foto syurnya tersebar di media sosial.

Awalnya, banyak yang menduga kalau Briptu Rani yang bertugas di Polres Mojokerto ini merasa malu karena foto-foto pribadinya menjadi konsumsi publik hingga akhirnya memutuskan menghilang. Namun, hal ini langsung dibantah oleh Kapolres Mojokerto AKBP Eko Puji Nugroho.

“Fotonya nyebar itu saat dia sudah kabur. Dia kabur murni lari dari sanksi,” ujarnya seperti dilansir Detik.com

Briptu Rani DPOPolwan bernama lengkap Rani Indah Yuni Nugraeni rupanya memang sudah pernah bermasalah di tempat kerjanya. Wanita yang sudah bercerai dari suami dan memiliki satu orang anak ini sering absen, hingga akhirnya menjalani sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) dan dijatuhi hukuman penjara 21 hari.

Namun belum sempat dihukum, Briptu Rani sudah keburu menghilang dan tidak ada di rumah kosnya di Desa Wonokusumo, Mojosari. Polisi pun mengejarnya ke Bogor, Bandung, bahkan Jakarta, tapi polwan cantik ini belum juga ditemukan.

Tak ayal lagi, Briptu Rani pun akhirnya masuk ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) yang kemudian disebar ke seluruh kepolisian Indonesia. Briptu Rani pun juga terancam akan dipecat secara tidak hormat.

“Sangat mungkin (dipecat). Setelah tertangkap, dia (Briptu Rani) bakal dikenakan sangsi PTDH (Pemberhentian Tidak Dengan Hormat),” kata Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Jatim AKBP Suhartoyo.