Scroll to Top

Real Madrid: Liga Spanyol, Liga Champion, dan Copa del Rey … Gagal Semua

By Fitra Firdaus / Published on Saturday, 18 May 2013

Real Madrid: Liga Spanyol, Liga Champion, dan Copa del Rey ... Gagal Semua

Real Madrid harus kembali gigit jari. Musim ini mereka harus puas dengan satu gelar saja, Piala Super Spanyol 2012. Selebihnya mereka gagal mempertahankan gelar Liga Spanyol dari Barcelona. Ditikam oleh Borussia Dortmund di Liga Champion. Lalu, ditaklukkan tetangga sebelah Atletico Madrid di Copa del Rey.

Tanda-tanda ketidaksiapan Real Madrid menyelesaikan musim sudah terlihat sejak awal. Jose Mourinho terbentur pada latihan pramusim yang ‘terlambat’ karena Euro 2012. Los Blancos memang berhasil mendapatkan Piala Super Spanyol 2012 setelah menang agresivitas gol tandang dari Barcelona. Namun, gelar itu harus ditebus dengan posisi mereka yang tercecer di Liga Spanyol.

Bahkan, sejatinya Madrid sudah ‘menyerahkan’ gelar juara La Liga sejak sebelum putaran pertama berakhir. Ribut-ribut di ruang ganti yang dialami pasukan Jose Mourinho, bertolak belakang dengan kemenangan demi kemenangan yang didapatkan Barcelona. Keberhasilan Madrid menahan Barca berpesta hingga pekan ke-35, tak terlepas dari ‘spirit Juanito’ yang muncul di dada para pemain sepanjang putaran kedua.

Fokus Real Madrid memang berada di Liga Champions. Florentino Perez terlalu rindu dengan gelar kesepuluh Los Blancos di ajang ini. Pasukan Jose Mourinho berhasil melewati lawan-lawan mereka, sebelum akhirnya ditaklukkan Borussia Dortmund 4-1 di Signal Iduna Park. Inilah titik keruntuhan Los Blancos yang disebut The Special One bermain terlalu “polos dan bersih sehingga tidak mau mentackle lawan”.

Kesempatan terakhir menambah gelar datang di Copa del Rey 2013. Lawan yang dihadapi adalah Atletico Madrid yang selalu tak beruntung dalam 25 pertemuan melawan Los Blancos. Namun, pengusiran Jose Mourinho, pergantian pemain yang keliru, semangat Atleti, dan ketidakberuntungan membuat Madrid kembali tertunduk.

Dari segi pemain, tidak ada yang salah dari Los Blancos. Mereka memiliki tim solid yang bahkan para pemain cadangannya akan menjadi pemain kunci jika berpindah ke klub lain. Namun, bara api di ruang ganti dan faktor ketidakberuntungan membuat satu gelar yang didapatkan di awal musim, tak bertambah. Dan musim ini, adalah musim yang ‘sangat panjang’ untuk Los Blancos. Lebih panjang daripada dua tahun awal masa kepelatihan Jose Mourinho.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda