Scroll to Top

Bersosialisasi Meningkatkan Kualitas Hidup Pasien Kanker Payudara

By Ilham Choirul / Published on Monday, 20 May 2013

sahabat

Para wanita yang mengalami kanker payudara sangat disarankan untuk melakukan sosialisasi dengan orang lain lebih sering. Sebab, pertemuan mereka dengan banyak orang justru membawa efek yang positif dalam meningkatkan kualitas hidup dan meringankan sakit kanker payudara yang dialaminya. Demikian menurut studi yang dilakukan di California seperti termuat dalam jurnal Breast Cancer Research and Treatment, 9 Mei lalu.

Seperti dikutip dari She Knows, kehadiran keluarga dan teman-teman di antara pasien kanker akan membuat perawatan yang dilakukan mereka berjalan lebih efektif. Kegembiraan dan ketenangan yang dirasakan pasien menjadi obat pendukung terhadap kemajuan kualitas hidup mereka.

Studi ini melibatkan 3.100 wanita di California yang mengalami kanker payudara antara tahun 2006 hingga 2011. Mereka diminta untuk mengisi kuesioner setelah mereka didiagnosa. Poin yang ditanyakan seputar jaringan sosial mereka, jenis dukungan yang diterima, kualitas emosional dan fisik dalam kehidupan, dan gejala fisik dari kanker payudara yang dialami.

Hasilnya, wanita yang memiliki jaringan sosial cukup banyak, mereka mengaku mendapatkan kualitas hidup sangat baik selama menjalani pengobatan. Dukungan yang tinggi mampu menjaga kualitas emosional hidup mereka. Sebaliknya, wanita yang memiliki jaringan sosial yang sedikit diketahui tiga kali lebih rendah merasakan kualitas hidupnya. Dan, gejala fisik dari kanker yang dialaminya juga dirasakan lebih berat.

Kaiser Permanente, peneliti studi ini mengatakan, wanita penderita kanker payudara memerlukan dukungan nyata yang langsung diterima oleh mereka. Kaiser mencontohkan, dukungan bisa berupa membawakan makanan saat berkunjung, atau ikut menemani pasien saat berobat ke dokter. Dan, dukungan ini sangat banyak pilihannya.

“Studi ini menyediakan (hasil) penelitian berbasis bukti bahwa dukungan sosial membantu (meringankan) gejala fisik,” kata penulis studi, Candyce Kroenke, seorang staf ilmuwan dan bersama Kaiser Permanente di divisi penelitian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda